KWG Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan di Madiun

0
616 views
KWG mengecam kekerasan terhadap wartawan. (Foto: BG/Wan)
KWG mengecam kekerasan terhadap wartawan. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam wadah Komunitas Wartawan Gresik (KWG) mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI terhadap wartawan, kontributor Net TV, di Madiun Jawa Timur.

Para wartawan yang ada di Gresik, Jawa Timur menuntut supaya terhadap rekan-rekan satu profesinya di beberapa daerah, untuk segera diakhiri dan tidak sampai terulang di kemudian hari.

“Semoga kejadian yang menimpa salah satu rekan kami, Sony Misdananto di Madiun, menjadi yang terakhir tindak kekerasan terhadap profesi wartawan,” Koordinator aksi, Deni Ali Setiono, di Jl Basuki Rahmad Gresik, Senin (3/10/2016).

Aksi teatrikal wartawan Gresik yang mengutuk kekerasan terhadap wartawan. (Foto: BG/Wan)
Aksi teatrikal wartawan Gresik yang mengutuk kekerasan terhadap wartawan. (Foto: BG/Wan)

Menurut Deni, wartawan seharusnya dilindungi saat melakukan peliputan di lapangan, bukannya malah dijadikan sasaran tindak kekerasan. Sebab, profesi wartawan dilindungi undang-undang.

Tidak sekedar mengeluarkan pernyataan sikap dan membagikan selebaran kepada para pengguna jalan yang tengah melintas di Jalan Basuki Rahmad, Gresik. Mereka juga menampilkan aksi teatrikal penganiayaan terhadap wartawan.

“Aksi ini buntut dari rasa prihatin kami atas apa yang menimpa rekan-rekan kami, yang dalam menjalankan tugasnya dianiaya dan mendapat intimidasi dari oknum tidak bertanggung jawab,” ujar pemeran teatrikal, Sahlan Kurniawan.

Wartawan Net TV yang jadi korban kekerasan oknum TNI di Madiun. (Foto: BG/Wan)
Wartawan Net TV yang jadi korban kekerasan oknum TNI di Madiun. (Foto: BG/Wan)

Seperti diketahui, baru-baru ini tindak kekerasan menimpa wartawan Net TV, Sony Misdananto (30), ketika meliput kecelakaan lalu lintas saat konvoi pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Madiun, Minggu (2/10/2016) siang.

Saat itu, ia dipukul dan ditendang oleh oknum TNI yang ditengarai dari Yonif Para Raider 501. Sony dipukul hingga lebam dan memar di bagian pipi kiri sebelah bawah. Tidak hanya itu, kamera dan memori kartu Sony juga dirusak.

“Kami juga berharap, kasus yang cukup merugikan wartawan ini dapat diusut tuntas dan diproses dengan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku,” kecam Sugiyono, wartawan Surya Gresik dalam orasinya.

Lewat selebaran yang dibagikan kepada para pengguna jalan, KWG mengutuk kekerasan oknum TNI terhadap insan pers. KWG juga mendesak Panglima TNI Jenderal Gatot Numayanto menindak dan menghukum oknum yang terlibat.

Selain itu, KWG juga mendorong Dewan Pers dan juga Komnas HAM untuk mengusut tuntas dan tegas setiap tindakan yang mengancam keselamatan wartawan, serta berharap kekerasan kepada jurnalis tidak terulang lagi. (wan)