Bupati Gresik: Calon Pejabat Eselon II harus Inovatif dan Kreatif

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menekankan kepada para calon pejabat eselon II agar nantinya lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penekanana itu disampaikan Sambari sesaat sebelum pelaksanaan Assesment Center dimulai di ruang Puteri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/7/2019).

Dihadapan para pejabat eselon III yang sedang menjalani seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Sambari mengaku mempercayakan sepenuhnya tahapan seleksi kepada panitia seleksi (pansel) JPT.

Dia meyakini pansel akan bekerja serius dan profesional dalam pelaksanaan seleksi bakal calon yang akan mengisi kekosongan di lima posisi pejabat eselon II.

“Dari sekian banyak pendaftar, panitia seleksi telah menetapkan saudara sekalian (peserta seleksi) untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Siapapun yang terpilih adalah hasil kerja pansel yang profesional,” kata Sambari.

Dia juga mengapresiasi para pendaftar yang mengikuti seleksi JPT Pratama tersebut lantaran cukup ramai peminat.

“Berarti masih banyak orang-orang yang optimis dan semangat mengandi untuk negeri, utamanya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik,” ucapnya.

Kepada calon pejabat eselon II, Bupati juga berpesan agar menciptakan inovasi dan gagasan baru demi kemajuan Kabupaten Gresik. Inovasi tersebut diharapkan bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Karena upaya kita selama ini adalah melayani masyarakat diberbagai aspek pelayanan publik. Oleh sebab itu, inovasi dan gagasan baru itu perlu untuk diciptakan,” ujarnya.

Sementara, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno mengatakan, bahwa seleksi JPT Pratama ini diikuti sebanyak 35 pejabat eselon III.

“Adapun posisi yang diperebutkan adalah Asisten II perekonomian yang diikuti 4 peserta, Dinas Pemuda dan Olahraga diikuti 6 peserta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diikuti 9 peserta, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa diikuti 10 peserta dan Dinas Kesehatan diikuti 6 peserta,” beber Sutrisno.

Menurut Sutrisno, dari serangkaian tes yang dijalani, nantinya akan dipilih tiga pejabat yang lolos di tiap-tiap OPD. Dari 35 pejabat yang mendaftar, nantinya bakal diseleksi hinggal tersisa 15 orang.

“Masing-masing tiga pejabat di tiap OPD, akan diserahkan kepada Bupati untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” imbuhnya. (iis/as)

No Response