Warga Nilai Kasus Tanah Pasar Tambak Belum Tuntas

0
481 views
Pertemuan aparat desa Tambak dengan warga terkait tanah pasar Tambak beberapa wsktu lalu. (Foto: Dok. BG)
Pertemuan aparat desa Tambak dengan warga terkait kasus tanah pasar Tambak beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Kasus penjualan sebagian tanah pasar Tambak di Desa Tambak tanpaknya masih akan terus bergulir. Meski sudah beberapa kali dilakukan pertemuan, warga setempat menilai belum ada titik temu terkait masalah tanah pasar Tambak.

Sebelumnya, warga bersama aparat desa setempat sudah melakukan sejumlah pertemuan yang difasilitasi oleh Muspika Tambak. Namun, warga menilai kasus ini belum sepenuhnya tuntas dan tak ada hasil apapun dari pertemuan itu.

Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat (Gema Pasar) M. Haris membantah pemberitaan di salah satu media online yang menganggap bahwa permasalahan tanah pasar Tambak sudah selesai dan menemui titik temu.

Menurut dia, persoalan pasar ini belum tuntas karena hingga dilakukan musyawarah terakhir pihak penjual tanah, dalam hal ini mantan kepala Desa Tambak, tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan atas tanah pasar tersebut.

Apalagi, terang Haris, jika mengacu pada SK Bupati Nomor 50 tahun 1982 tentang pemberian izin hak sewa tanah milik pemerintah kabupaten tingkat II Gresik yang terletak di Desa Tambak, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik.

Dalam SK itu disebutkan, hak sewa tanah ini tidak boleh dipindahkan dan atau disewakan kepada orang lain, kecuali dengan ijin bupati kepala daerah tingkat II Gresik. Pelanggaran ketentuan ini dapat mengakibatkan dicabutnya sewa tanah tanpa ganti rugi.

“Jangankan menjual, memindah sewakan saja pada orang lain ini jelas tidak boleh,” tegas Haris kepada BeritaGresik.com, Jumat (3/5/2016).

Menyikapi persoalan pasar Tambak, Haris mengaku pihaknya masih akan terus melakukan langkah-langkah selanjutnya. Namun, dia enggan menjelaskan langkah lanjutan yang dimaksud.

“Lihat saja nanti, gerakan ini belum tuntas. Kita tunggu saja tanggal mainnya,” pungkas Haris. (abr)