Kualitas Raskin Dinilai Tak Layak Konsumsi

0
282 views

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar pemberian beras untuk keluarga miskin diganti dengan uang, karena beras yang diterima masyarakat cenderung jelek.

“Belum lagi biasanya para penerima menjual kembali beras yang diterima karena kualitasnya terlalu jelek,” kata Sambari usai membuka kegiatan workshop raskin di Ruang Mandala Bakti Praja, Kabupaten Gresik, Kamis.

Sambari mengaku telah menyampaikan usulan itu sebelumnya kepada Pemerintah Pusat saat diundang rapat bersama di Istana Presiden beberapa waktu lalu.

“Usulan ini pernah saya sampaikan saat mengikuti rapat di Istana Presiden. Saat ini melalui Bulog agar usulan saya ini disampaikan kembali. Barangkali ada perubahan.

Saya akan berupaya agar raskin yang diterima masyarakat Gresik bisa lebih baik,” ucapnya.

Sambari berharap dengan diterimanya raskin dalam bentuk uang, masyarakat penerima bisa membeli beras kepada petani setempat, dan tentu Pemkab Gresik juga tidak akan mengeluarkan ongkos kirim raskin ke wilayah Kepulauan Bawean.

Menurutnya, kalau beras dikirim dari pusat atau provinsi distribusinya ke wilayah kepulauan terlalu jauh, dan berasnya cenderung cepat rusak diperjalanan karena kondisi cuaca.

“Perlu dipikirkan bersama agar kualitas raskin yang dibagikan ke masyarakat penerima bisa lebih baik dan layak dimakan. Sehingga penerima tidak menjual kembali raskin yang telah diterima. Kadang belum sempat diterima beras itu sudah dijual ke tengkulak. Entah mungkin dibuat tepung atau apa,” katanya.

Sementara itu, Sambari mengaku sampai saat ini penyaluran raskin di Gresik sangat baik, dengan jumlah penerima raskin di Gresik mencapai 77.751 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM). [ANT/AMN]