Geram Sering Padam, Warga Sandera Petugas PLN Bawean

0
2,306 views
Warga bersama petugas PLN Bawean melakulan pembicaraan yang di Kantor Polsek Tambak Bawean, Minggu (3/1/2016). (Foto: BG/Abr)
Warga bersama petugas PLN Bawean melakulan pembicaraan di Kantor Polsek Tambak Bawean, Minggu (3/1/2016). (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Ratusan warga di Pulau Bawean, Gresik, menyandera petugas PLN Bawean yang sedang berpatroli. Warga mulai geram dengan kondisi PLN yang kerap padam karena alasan gangguan pada kabel penyulang.

Aksi penyaderaan dilakukan ratusan warga pada Minggu (3/1/2016) malam, sekitar pukul 20.00 Wib. Saat itu, petugas PLN sedang berpatroli di kawasan Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak. Tak lama kemudian, polisi datang mengamankan petugas PLN yang disandera tersebut ke Kantor Polsek Tambak.

Ahmad, salah satu warga Bawean menyatakan, warga sudah tidak percaya lagi dengan alasan pihak PLN Bawean yang menyatakan bahwa pemadaman terjadi karena ada ganguan pada kabel penyulang. Salah satunya dipicu oleh gangguan kelelawar pada saat musim mangga.

Warga justru curiga ada permainan di internal PLN Bawean, sehingga pamadaman kerap terjadi meski pasokan bahan bakar sudah normal. “Warga sudah tak percaya lagi dengan alasan liatrik padam karena kerap terjadi gangguan pada saat musim mangga,” kata Ahmad di Bawean, Minggu (3/1/2016) malam.

Petugas Polsek Tambak sempat melakukan mediasi yang melibatkan petugas PLN beserta perwakilan warga, guna mencari solusi atas situasi yang sedang terjadi. Pemadaman listrik yang terus terjadi di kawasan Tambak dirasa sangat merugikan warga, serta membuat sejumlah aktivitas terganggu.

Kapolsek Tambak AKP Arif Rasyidi juga menilai pemadaman yang kerap terjadi berdampak pada kerusakan barang elektronik milik warga. Tak hanya itu saja, pemadaman listrik juga menyebabkan sejumlah aktivitas warga ikut terganggu. Hal itu disampaikan Kapolsek saat memberikan penjelasan kepada warga.

“PLN mati sangat berdampak, elektronik rusak, aktivitas santri terganggu. Jangan buah mangga dijadikan alasan matinya PLN. Di Sangkapura juga banyak buah mangga, di Gresik juga banyak buah mangga,” kata AKP Arif Rosyidi di Kantor Polsek Tambak.

Sementara itu, petugas PLN beralasan kawasan rawan gangguan terjadi di jurusan penyulang Tambak dan Sangkapura, yaitu di jalur timur dan barat. Sedang untuk kawasan Sangkapura kota dikatakan nyaris tidak pernah terjadi gangguan karena jaringannya pendek. (abr)