2019, Seluruh Warga Gresik Ditargetkan Terlayani PDAM

0
659 views
Jajaran Pemkab Gresik saat menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kodya Semarang di Ruang Rapat Graita Eka Praja Jum’at (30/9/2016).
Jajaran Pemkab Gresik saat menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kodya Semarang di Ruang Rapat Graita Eka Praja Jum’at (30/9/2016).

BeritaGresik.com – Pemkab Gresik menargetkan seluruh warga Gresik akan terlayani air PDAM pada 2019. Secara bertahap, perusahaan plat merah itu akan terus menambah pelanggan baru.

Itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemkab Gresik Tursilowanto Hariogi saat menerima Kunjungan Kerja anggota DPRD Kodya Semarang di Ruang Graita Eka Praja, Jum’at (30/9/2016).

Tursilo yang diampingi olek Direktur Teknik PDAM Giri Tirta Gresik Harisun Awali merinci, sesuai bisnis plan PDAM Gresik, pada 2017 mendatang akan ada 5000 sambungan pelanggan baru PDAM.

Jumlah pelanggan baru teesebut sesuai penambahan produksi PDAM dengan memanfaatkan air dari PT Drupadi sebesar 400 liter/detik, serta air dari PT Dewata Bangun Tirta 200 liter/detik.

“Jumlah pelanggan ini akan ditingkatkan pada tahun 2018. Saat ini PDAM Giri Tirta meningkatkan produksi dengan mendapat pasokan bahan baku air dari Bendung Gerak Sembayat (BGS).

“Bendung Gerak Sembayat sudah selesai dan siap akan menambah pasokan bahan baku PDAM,” ungkap Harisun kepada Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Sugiono, SH yang memimpin 20 orang anggotanya.

PDAM Giri Tirta akan mengolah air baku Bendung Gerak Sembayat sehingga ada penambahan produksi sebesar 1000 liter/detik. Selain itu pada 2019, PDAM Giri Tirta juga akan menambah produksi dengan pemanfaatan air umbulan.

“Setidaknya PDAM akan menambah seratus ribu sambungan untuk pelanggan baru. Dengan demikian, seluruh masyarakat Gresik akan menikmati layanan PDAM,” ujarnya.

Terkait layanan PDAM, Tursilowanto Hariogi menambahkan, ada kebijakan Bupati Gresik yang dinilai pro rakyat, yaitu membebaskan pemakaian antara 0-10 m3.

“Kendati ada kenaikan PDAM untuk pemakaian 20 m3 ke atas, namun bupati membebaskan biaya pemakaian PDAM untuk masyarakat kecil. Pemakaian 0-10 m3 ini didominasi oleh masyarakat kecil di Gresik,” imbuhnya. (/assdm