Krisis BBM, Aktivitas Warga Bawean Terancam Lumpuh

0
688 views

BeritaGresik.com – Puluhan ribu penduduk di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, sudah hampir sepekan ini mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Ini terjadi lantaran terhentinya pelayaran Gresik-Bawean karena cuaca buruk.

“Saat ini harga BBM di Bawean mencapai belasan ribu, itu pun tidak ada barangnya yang mau dibeli,” kata Pengurus NU Cabang Bawean, A. Halim Alhasy, Jumat (2/10).

Kelangkaan itu menyebabkan aktivitas di Pulau Bawean sepi. Masyarakat memilih berdiam di rumah demi mengirit pemakaian Premium. Kalaupun bisa membeli, mereka harus membayar Rp 15-18 ribu per liter untuk jenis Premium.

“Kegiatan masyarakat di Pulau Bawean terancam berhenti total karena kelangkaan BBM ini. Alasan klasik adalah masalah cuaca buruk atau gelombang tinggi,” ucapnya.

Menurut Halim, seharusnya gejala kelangkaan BBM akibat cuaca sudah bisa diantisipasi sejak dini, sebab transportasi untuk mengangkut BBM sudah menggunakan kapal motor tanker (MT).

Dia mensinyalir pemilik izin agen premium minyak dan solar (APMS) mengabaikan kepentingan warga. “Kami mohon Muspika bersikap tegas, bukan pura-pura menganggap ini bukan masalah,” pungkasnya. [as]