DPRD Gresik Setujui Perubahan APBD 2015

0
540 views

BeritaGresik.com – Pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2015 telah berakhir. Kemarin, seluruh wakil rakyat menyepakati P-APBD 2015 untuk disahkan menjadi Perda dan disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi.

Pengesahan itu dilakukan setelah masing-masing Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Gresik menyampaikan catatannya pada Pemandangan Akhir (PA). Dalam kesempatan itu, seluruh fraksi mengkritisi terkait dengan pelaksanaan parkir berlangganan.

Keberadaan parkir berlangganan ini dinilai tidak efektif dan hanya menyebabkan keresahan di tengah masyarakat. Sehingga, beberapa fraksi meminta agar program parkir berlangganan tersebut dihapuskan.

Anggota Fraksi Gerindra Abdullah Munir mengatakan, keberadaan parkir di tepi jalan umum sudah seharusnya dihapus. Penyebabnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengabulkan permohonan judicial review terhadap aturan parkir berlangganan. “Jadi, sudah selayaknya di Gresik juga dihapus,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Anggota Fraksi PKB Ruspandi Sunaryo. Dia menilai pelaksanaan juru parkir berlangganan tidak tertib dalam menjalankan tugasnya. Sehingga, pemilik kendaraan yang sudah membayar retribusi tetap dikenakan biaya. “Ini hanya menimbulkan keresahan di masyarakat,” ucapnya.

Terkait dengan target pendapatan yang dinaikan menjadi Rp 2,5 triliun, pihaknya menilai hal itu sudah sangat baik. Pihaknya hanya meminta kepada Pemkab Gresik agar membenahi program yang saat ini ada. “Kalau urusan pendapatan dan belanja sudah cukup baik tinggal programnya saja,” tegas Sunaryo.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan terima kasih kepada anggota Dewan. Berkat kerjasama kedua belah pihak, akhirnya APBD Gresik bisa menembus angka Rp 2,5 triliun. “Ini bukan angka kecil, dan ini semua berkat kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif,” kata Qosim.

Untuk catatan yang diberikan seluruh fraksi, pihaknya bersama bupati siap untuk menindaklanjuti. Setelah ini, P-APBD 2015 akan diserahkan kepada gubernur untuk dilakukan evaluasi. “Dengan anggaran yang sedemikian besar, kami berharap bisa mewujudkan Gresik lebih baik,” pungkasnya. [wan]