PBNU: Lebaran Tahun ini Berpotensi Berbeda

0
384 views

JAKARTA, BeritaGresik.com – Sekretaris Lajnah Falakiyah PBNU H Nahari Muslih mengatakan penetapan tanggal 1 syawal tahun ini berpotensi berlainan antar ormas Islam termasuk dengan pemerintah. Menurutnya hal ini disebabkan posisi hilal atau bulan sabit pada tanggal 29 Ramadhan saat diadakan pengamatan terhadap bulan sabit muda atau hilal tahun ini sangat tipis sehingga kemunginan tidak berhasil dilihat.

“Posisi hilal sangat tipis, hanya tiga derajat, sehingga ada potensi berbeda. Sangat susah melakukan rukyatul hilal pada posisi seperti itu. Sementara yang berpatokan pada hisab (hitungan) menetapkan standar berbeda-beda, seperti antara Muhammadiyah dan Persis,” katanya di Jakarta, Rabu (1/7) malam.

Sementara Ormas Muhammadiyah telah memutuskan bahwa tanggal 1 Syawal 1436 H jatuh pada hari Jumat, 17 Juli 2015, menurut ormas Muhammadiyah bulan Ramadhan tahun ini hanya 29 hari.

Sementara itu, NU dalam menentukan tanggal 1 Syawal  seperti biasa menggunakan metode hilal yakni melihat bulan tanggal muda, sehingga jika tim rukyatul hilal yang disebar di berbagai daerah tidak berhasil melihat hilal, maka tidak menutup kemungkinan penetapan idul fitri 1436 H, NU menggenapkan bulan Ramadhan 30 hari.

Dengan begitu jika petugas rukyatul hilal tidak berhasil melihat bulan, maka idul fitri versi NU jatuh pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2015. (ant/abr)