Pedagang di Pasar Baru Gresik Keluhkan Maraknya Pedagang Liar

0
843 views
Pedagang berjualan di tepi jalan dan di tempat parkir. (Foto: BG/Wan)
Pedagang berjualan di tepi jalan dan di tempat parkir. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Pedagang di Pasar Baru Gresik, Jl Gubernur Suryo, Gresik mengeluhkan maraknya pedagang liar di parkiran dan tepi jalan umum. Pasalnya, keberadaan pedagang liar itu membuat pedagang dalam stan sepi pengunjung.

Selama ini pedagang di Pasar Baru Gresik menempati stan-stan yang sudah disiapkan oleh Pemkab Gresik. Sejak ada perbaikan pasar, sebagian pedagang dipindah ke belakang. Kondisi itu pula yang membuat mereka sepi pembeli.

Bahkan, sejak ada perbaikan pasar, jarak pedagang dengan jalan raya semakin jauh. Ditambah lagi dengan banyaknya pedagang liar yang berjualan di pinggir jalan, sehingga pembeli enggan masuk area pasar yang jauh dan berdesakan.

“Yang berjualan di tepi jalan raya dan di parkiran itu harus ditertibkan. Agar pengunjung mau masuk ke dalam pasar, tidak belanja di parkiran,” kata M Khumaidi, Ketua Paguyuban Pasar Baru Gresik, Selasa (1/11/2016).

Dia menyayangkan selama ini tidak ada tindakan penertiban oleh petugas UPT pasar. Banyak pedagang liar dibiarkan begitu saja berjualan di tempat parkir. Selain diminta iuran kebersihan, mereka juga dipungut biaya penempatan lapak.

“Satpol PP tidak berani menertibkan yang jualan di parkiran, sebab mereka beralasan sudah membayar retribusi tempat dan kebersihan. Yang tidak benar ini petugasnya. Kenapa parkiran masih disewakan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Kota Gresik Hadi Kuntala mengaku upaya penertiban pedagang di parkiran sudah disampaikan ke Satpol PP Kabupaten Gresik. “Kita sudah layangkan surat ke Satpol PP,” ungkap Hadi.

Saat ini jumlah pedagang yang dipindah ke tempat baru karena ada perbaikan Pasar Baru Gresik ada 401 pedagang.

“Dari 401 pedagang, seharusnya ada 725 stan, sebab ada pedagang yang memiliki lebih dari 2 stan. Padahal, tempat baru untuk penampungan sementara hanya ada 366 unit. Terpaksa hanya diberi satu-satu stan saja,” imbuhnya. (wan)