UMG Bentuk Paguyupan Pemerhati ABK

0
502 views
Deklarasi pembentukan paguyuban pemerhati ABK. (Foto: Istimewah)
Deklarasi pembentukan paguyuban pemerhati ABK. (Foto: Istimewah)

BeritaGresik.com – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memberikan perhatian khusus pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di wilayah Kabupaten Gresik.

Melalui Pusat Kajian dan Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus (PKPABK), Sabtu (30/7/2016), UMG menyelenggarakan workshop sekaligus deklarasi pembentukan paguyuban pemerhati ABK.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Lantai 3 UMG ini melibatkan dosen di Fakultas Pendidikan, Fakultas Psikologi, Fakultas Pendidikan Agama Islam, serta anggota dar paguyupan itu sendiri.

Hadir sebagai pemateri Budi Santoso selaku perintis sekolah inklusi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Nadhiratul Laily dan A. Irfan Muzni, selaku Dosen Fakultas Psikologi UMG.

Dalam paparannya Budi Santoso mengatakan, setiap ABK berhak untuk sekolah. Mereka tetap memiliki impian bermain di tempat pendidikan dan harus menerima rasa kasih sayang yang sama.

Sementara itu, Ketua PKPABK UMG Nur Fauziyah mengaku prihatin karena banyak anak berkebutuhan khusus yang kurang mendapat tempat dan ruang di lembaga pendidikan.

Selain itu, mereka juga dinilai kurang mendapat perhatian dari orang tua dan masyarakat. Padahal, peran orang tua sangat penting untuk mendukung kesuksesan anak berkebutuhan khusus ini.

Pembentukan paguyupan pemerhati ABK ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya orang tua ABK tentang peran orang tua, guru dan lembaga pendidik.

“Selain itu, paguyuban pemerhati ABK ini juga akan memberikan pendampingan kepada¬† anak berkebutuhan khusus, baik dari segi pendidikan, kesehatan, psikologis dan ketrampilan,” jelasnya. (as)