Kapal Terbakar, 20 ABK dan 5 Penumpang KM Meratus Selamat

0
774 views

BeritaGresik.com – Sebanyak 20 anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Meratus Sumbawa I dan 5 orang penumpang berhasil dievakuasi ke pelabuhan Gresik setelah terbakar di buih 5 Alur Perairan Barat Surabaya (APBS).

Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa. Semua penumpang dan seluruh ABK akhirnya dibawa ke markas Satpolair Polres Gresik. Menurut Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo mengatakan terbakarnya KM Meratus Sumbawa I terjadi sekitar pukul 19.00, Senin (29/6), malam.

Kapal yang berangkat dari Maumere Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tujuan Surabaya itu terbakar saat memasuki buih 5 APBD. Penyebab terbakarnya KM Meratus diduga berasal dari korsleting listrik mesin.

“Kapal Meratus Sumbawa I merupakan kapal muatan kontainer.  Saat ini semua ABK dan penumpang sudah dievakuasi ke Pulau Karangjamuang. Kondisinya selamat sehat tidak ada yang cedera,” ujarnya, Selasa (30/6).

Berikut daftar ABK KM Meratus Sumbawa I: Kapten Meita Dwi Agus Setiawan (47) asal Sidoarjo,  Mualim I Fajar Poguh (35)  asal Madiun, Mualim II Hara Rusdiamanto (28) asal Krian Sidoarjo, Mualim III Aris Bintoro (23) asal Banyuwangi,  kepala kamar mesin Herlianto (36) dari Tasikmalaya.

Dilanjutkan masinis I Paidin (46) asal Pasuruan, masinis I orietansi Akhmad Komar (40) asal Jombang , masinis II Herwin (25) asal Makassar dan masinis III Obet Nego (23) asal Sulawesi. Selanjutnya, Bosun Nasrisalihi (40) asal Malang.

Juru mudi I Supriadi (39) asal Banyuwangi, juru mudi II Taufik (35) asal Sulawesi, juru mudi III Galih Setiawan (27) asal Surabaya, juru minyak I Irwan Darmadi (31) asal Surabaya, juru minyak II Arif Priyanto (28) asal Sidoarjo, juru minyak III Benyamin (62) asal Flores, Koki Irfan (32) asal Madura, Kelasi Ari Irwanto (22) asal Surabaya.

Lalu Kadet Dek Neflin Damar Sakti (21) asal Surabaya, kadet mesin Muhammad Khoirul Anam (25) asal Banyuwangi.  Sedangkan penumpang KM diantaranya Hasan (42) asal Pasuruan, Juariyah (36) asal Pasuruan, Wahyudi (9) asal Pasuruan, Muhammad Khozen (35) asal Pasuruan dan Muhammad Nanang (28) asal Pasuruan. [as]