Nusron Wahid Tutup Celah Tetesan Uang

0
274 views

JAKARTA, BeritaGresik.com – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid berjanji tak akan memberikan celah kepada siapapun untuk melakukan gratifikasi.

Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengatakan semua itu lantaran pihaknya telah berkoordinasi serta menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Alur proses penempatan pemerintah dalam melayani TKI itu memang cukup panjang serta melibatkan berbagai sektor, termasuk lalu lintas uang di dalamnya juga cukup tinggi. Dalam lalu lintas uang tersebut tidak menutup kemungkinan adanya tetesan uang, tetesan uang inilah yang dianggap gratifikasi,” kata Nusron di Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurut dia, dengan adanya perkiraan tetesan ini, BNP2TKI dan KPK berkomitmen akan menutup celah gratifikasi dan korupsi di dalam bidang pengelolaan maupun kesejahteraan TKI

“Dengan adanya komitmen pengendalian gratifikasi yang belum lama ini ditandatangani, maka BNP2TKI tegas berkomitmen agar jangan sampai ada tetesan atau gratifikasi di BNP2TKI, hal ini harus dihilangkan” cetusnya.

Nusron mengaku, sebelum masa kepemimpinannya, segala kemungkinan tersebut yang dilakukan pejabatnya sendiri saat memberikan pelayanan terhadap TKI.

“Potensi celah tetesan gratifikasi suap diantaranya dapat terjadi pada saat pelayanan Surat Izin Pengerahan (SIP), Job Order, selama TKI di Balai Latihan Kerja, asuransi, serta dalam hal pengiriman uang gaji TKI,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan lingkungan BNP2TKI bersih dari tindak pidana korupsi.

“Harapannya kedepan bahwa pelayanan pemerintah dilingkungan BNP2TKI dalam melayani TKI dapat diselenggarakan secara bersih akuntabel, efisien, tepat waktu, dan tepat sasaran” beber Nusron. [] Luk