NU Bawean Kecewa Klinik Tak Diberi Izin Rawat Inap

0
769 views
Klinik pengobatan NU Tambak. (Foto: BG/Abr)
Klinik pengobatan NU Tambak. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – NU Cabang Bawean mengaku kecewa terhadap Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, yang hingga kini tak kunjung mengeluarkan izin rawat inap untuk klinik pengobatan NU Tambak. Mereka meminta agar izin tersebut segera dikeluarkan.

Sekretaris PCNU Bawean Ali Subhan mengatakan, pihaknya merasa dirugikan oleh Dinkes Gresik lantaran izin yang dikeluarkan tidak sesuai pengajuan. Izin yang diminta, terang Ali, klinik dapat melayani pasien rawat inap, tapi Dinkes hanya mengeluarkan izin rawat jalan.

“Awalnya kita semua yakin akan dapat izin rawat inap, tapi setelah diresmikan baru tahu bahwa ternyata izin yang diterima hanya untuk rawat jalan,” kata Ali kepada BeritaGresik.com di Pulau Bawean, Gresik, Selasa (1/2/2016)

Akibatnya, klinik yang sudah diresmian oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim sejak 17 September 2015 lalu itu, tiap bulan selalu merugi. “Karena tidak mengantongi izin rawat inap, ya kita taat aturan saja. Tapi, Bapisnu rugi Rp5 juta sampai Rp8 juta per bulan,” tandas Ali.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Soegeng Widodo menjelaskan, Klinik NU Tambak belum memenuhi syarat untuk mengantongi izin rawat inap. Untuk mendapatkan izin rawat inap, kinik harus siap melayani pasien 24 jam, serta memiliki dua orang tenaga dokter.

“Untuk rawat jalan saja tenaganya belum siap gitu lho, mau rawat jalan, yang lebih simpel rawat jalan. Untuk mengajukan rawat inap kan harus buka selama 24 jam, tentunya dokternya harus lebih dari satu,” kata Soegeng.

Kendati begitu, Soegeng tak menampik kemungkinan izin Klinik NU Tambak nantinya ditingkatkan dapat melayani pasien rawat inap, terutama jika sudah memenuhi standar klinik rawat inap.

“Saya kira ndak ada masalah kalau dokternya sudah lebih dari satu dan tenaga parawatnya juga memenuhi standar,” pungkasnya. (abr)