Gresik Kembangkan Kawasan Agrowisata Kopi dan Coklat

0
138 views
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata di Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan menyediakan tempat wisata yang berwawasan edukasi tanaman holtikultura yang terletak di Desa Petiyin Tunggal Kecamatan Dukun, Gresik.

Untuk itu, Pemkab Gresik menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) desa setempat. Rencana pengembangan potensi agrowisata holtikultura tanaman kopi dan coklat tersebut akan dilakukan di lahan seluas kurang lebih 2,5 hektar.

Selain dengan Gapoktan, Pemkab juga bekerjasama dengan perusahaan listrik Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan (UP) Gresik. Melalui CSR, PJB akan menyediakan 1000 bibit tanaman coklat, 1000 bibit kakao beserta pupuk.

Tahap awal pengembangan agrowisata di desa Petiyin ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata.

Usai penandatanganan MoU, dilakukan penanaman bibit coklat oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama General Manager (GM) PJB Unit Pembangkit (UP) Gresik Wisrawan Wahju Wibowo yang disaksikan oleh masyarakat setempat.

Sambari mengaku sangat mendukung pengembangan kawasan wisata holtikultura. Menurut dia, selain memiliki kawasan wisata religi, wisata industri dan wisata bahari, Gresik juga harus mampu mengembangkan wisata berwawasan edukasi.

“Oleh sebab itu, Pemerintah kabupaten Gresik bersama Gabungan Kelompok Tani dan didukung PT. PJB UP Gresik akan mewujudkan wisata holtikultura tanaman kopi dan coklat di desa Petiyin ini,” ujar Bupati Sambari, Jumat (28/04/2017).

Bupati Sambari jyga memberikan usul terkait pemberian nama tempat wisata tersebut, yakni Agrowisata ‘Coffe Chocolate Center berwawasan Islami’. (as)