PMII Tolak Bawean Dijadikan Daerah Wisata

0
4,216 views
PMII Bawean menolak rencana Pemkab Gresik menjadikan Bawean sebagai daerah wisata. (Foto: BG/Abr)
PMII Bawean menolak rencana Pemkab Gresik menjadikan Bawean sebagai daerah wisata. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Bawean menolak rencana Pemkab Gresik menjadikan Pulau Bawean sebagai daerah wisata. Mereka beralasan pariwisata akan mempengaruhi gaya hidup pemuda ke arah yang negatif.

Penolakan itu disampaikan puluhan mahasiswa dengan menggelar aksi demo di Alun-alun Kecamatan Sangkapura Bawean, Gresik, sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Jangan Nodai Pulau Kami”, Jumat (28/10/2016).

Koordinator aksi Nasrul mengatakan, ada sejumlah alasan pihaknya menolak Pulau Bawean dijadikan sebagai daerah wisata. Pertama, sumberdaya manusia dan sumberdaya alam Bawean tidak siap untuk pengembangan pariwisata.

Kedua, pariwisata diyakini akan mempengaruhi gaya hidup pemuda ke arah yang negatif. Pariwisata bahkan dipercaya dapat mempengaruhi kepercayaan dan keyakinan masyarakat Bawean yang selama ini dipandang sangat religius.

Ketiga, pengembangan pariwisata dikhawatirkan akan merusak keindahan alam Bawean. Selain itu, menurut Nasrul, ketidaksiapan masyarakat Bawean akan menyebabkan alam Bawean dikuasai oleh para investor asing.

“Pendukung pariwisata dengan pembangunan semisal hotel akan membuat penyempitan lahan bagi masyarakat Bawean, sehingga berdampak pada penggusuran lahan yang nantinya dapat memicu bencana alam seperti banjir,” pungkasnya. (abr)