Beragam Produk Kerajinan Dipamerkan di Gelar Pesona Budaya dan Wisata Bawean

Booth milik Desa Gunung Teguh dalam pameran produk kerajinan warga Bawean di Alun-alun Sangkapura, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Gelar Pesona Budaya dan Wisata Bawean diawali dengan pameran produk unggulan setiap desa se Bawean, yang bertempat di Alun-alun Kecamatan Sangkapura, Bawean kabupaten Gresik, Kamis (26/10/2017).

Masing-masing desa memamerkan produk unggulan, mulai dari produk makanan hingga hasil kerajinan tangan. Seperti yang di stand milik Desa Telukjatidawang Kecamatan Tambak, tanpak berjejer gula merah, ikan pindang dan tikar pandan.

Kepala Desa Tekukjatidawang Makmun Afandi menuturkan, pihaknya sebagaja mengisi stand pameran miliknya dengan produk seperti gula merah, ikan pindang dan tikar pandan, yang selama ini memang diproduksi warganya secara turun temurun.

Dengan adanya pameran ini, Makmun berharap warganya lebih giat lagi dalam mempertahankan keaslian hasil karya yang ada di desanya ini. “Ke depan, saya berharap produk warga kami ini ditekuni lebih sarius lagi,” kata Makmun.

Sementara di stand milik Desa Patar Slamet, Kecamatan Sangkapura, tanpak dipamerkan produk kerajinan tangan berupa saringan nasi yang terbuat dari anyaman bambu. Produk lokal ini pun langsung ludes diburu para pembeli.

Selain itu, pembukaan gelar pesona budaya dan wisata Bawean 2017 juga disuguhi dengan aneka atraksi kesenian lokal Bawean, seperti tari mandiling, pencak silat dan seni dekker yang berasal dari kata Dzikir dengan diiringi rebana berukuran besar.

Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan ini. Ia berharap agar potensi wisata yang ada di pulau Bawean mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Potensi wisata Bawean sangat bagus, tinggal menunggu uluran dan perhatian pemerintah Jawa Timur,” pungkas Wabub. (abr)

No Response