Jalan Panjang Menuju Bawean Daerah Wisata

0
2,039 views
Obyek wisata Pulau Noko Gili Bawean, Gresik.
Obyek wisata Pulau Noko Gili Bawean, Gresik.

BeritaGresik.com – Upaya Pemkab Gresik menjadikan Pulau Bawean sebagai daerah tujuan wisata sepertinya harus menempuh jalan panjang. Sebab, beberapa obyek wisata di Pulau Putri masuk kawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Kondisi itu menjadi batu sandungan bagi Pemkab dalam upaya pengembangan sejumlah obyek wisata yang dipandang menarik. Obyek wisata yang kini masuk kawasan cagar alam antara lain Pulau Noko, Pulau Slayar dan Danau Kastoba.

Seperti diketahui, kawasan kindung tidak dapat diubah dan dikunjungi oleh umum. Itu sesuai SK Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam nomor 92/IV-set/HO/2006 tentang izin masuk kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam dan taman buru.

Bahkan, pengunjung yang hendak masuk ke kawasan tersebut mesti terlebih dahulu mengantongi surat izin masuk kawasan konservasi. Surat izin itu biasanya dikenal dengan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI).

Untuk itu, pemerintah kabupaten Gresik melalui Disbudparpora harus mengambil alih status kawasan lindung jika ingin mengembangkan beberapa obyek wisata yang ada di Pulau Bawean.

“Kami melalui Disbudparpora sudah mengajukan ke Kementerian Kehutanan untuk mengubah statusnya sehingga bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat,” kata Wakil Bupati Gresik Mohamad Qosim, Jumat (26/8/2016).

Tanpa ada perubahan status kawasan lindung, pemkab tidak mungkin bisa berbuat banyak. Bahkan, pemkab tidak bisa mengalokasikan angggaran untuk mengembangkan pariwisata di Bawean. (zr)