Lobster Jadi Senjata Tarik Wisatawan ke Bawean

0
1,569 views
Lomba memasak udang lobster di Bawean. (Foto: Istimewa)
Lomba memasak udang lobster di Bawean. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Kekayaan kuliner merupakan salah satu aset potensial yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Bahan pangan lokal yang diolah menjadi kuliner khas dapat memikat para pelancong yang datang.

Salah satu pangan lokal andalan Pulau Bawean adalah hidangan laut segar seperti udang lobster. Jika dulu lobster hanya dimasak ala kadarnya, kini warga mulai berkreasi dengan beragam cita rasa dan sajian yang begitu menarik.

Kreasi warga Bawean dalam memasak dan menyajikan kuliner berbahan baku udang lobster ini tak hanya sebatas dihidangkan di warung saja. Belakangan ini juga mulai diperlombakan. Misalnya pada perayaan HUT RI ke 71 yang lalu.

Melihat potensi yang dimiliki Bawean, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim pun menekankan agar kreatifitas warga dalam mengolah lobster khas Bawean terus dikembangkan, mengingat lobster sebagai kekayaan yang terdapat disana.

“Jadi, jika ada wisatawan atau tamu yang berkunjung di Bawean wajib di sajikan menu lobster ini, agar tamu yang datang mendapat kesan tersendiri, dan bisa di sampaikan kepada yang lainnya,” tutur Qosim saat kunjungan kerja ke Bawean.

Beberapa menu lobster khas Pulau Putri diantaranya cipta menu tiga rasa, saos kecap, asam manis dan sejumlah cita rasa lainnya. Beragam cita rasa tersebut tidak lantas menghilangkan ciri khas lobster Bawean yang terkenal gurih.

Meningkatnya permintaan udang lobster dari para pengunjung atau wisatawan membuat masyarakat setempat mulai melakukan upaya budidaya dengan cara membuat kerambah. Sebab, belakangan keberadaan udang lobster mulai langka.

“Banyak warga yang sangat menyukai daging lobster, sehingga keberadaan  lobster sudah mulai langka. Harga per kilogram di sini tembus kisaran Rp 500 ribu. Terkadang ada yang di kirim ke Pulau Bali,” kata Ida, warga Gili Bawean.

Jika kuliner lobster tetus dikembangkan dengan aneka olahan dan sajian yang menarik, keberadaan kuliner tersebut diyakini akan menjadi sejata ampuh dalam menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Bawean. (as)