Warga Mengare Sabet Juara I Kontes Bandeng Tradisional

0
381 views
Pemenang kontes bandeng tradisional di Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Kebahagiaan nampak pada wajah H. Ali Huda (57), warga desa Tanjungwidoro Mengare, Bungah, Gresik. Kebagahiaan yang menyelimuti wajahnya tersebut lantaran dirinya berhasil menyabet juara I dalam kontes bandeng yang diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Kemenangannya itu diumumkan tadi malam, Kamis (23/06/2017) di sela-sela kegiatan pasar bandeng yang merupakan tradisi tahunan kota pudak di penghujung Bulan Ramadhan. Kegiatan ini terpusat di Jalan HOS Cokroaminoto, Gresik.

Dengan begitu, Ali berhak membawa pulang hadiah berupa uang senilai Rp 20 juta. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim.

Salah satu ikan bandeng pemenang kontes bandeng tradisional. (Foto: BG/As)

Ali Huda menuturkan, bahwa bandeng peliharaannya tersebut mengantarkannya menjadi juara I lantaran beratnya mencapai 9,0 kilogram. Maka tak heran jika bandeng seberat itu mampu menjadi juara I.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, Pemkab Gresik sudah menetapkan beberapa kriteria khusus bagi petambak bandeng yang ikut kontes. Aturan main ini dikeluarkan guna menertibkan peserta atau petambak bandeng.

“Pertama, peserta kontes adalah petambak asli Gresik yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu, peserta juga harus menyertakan surat keterangan dari Kepala Desa serta Camat setempat, bahwa peserta adalah pemilik atau penyewa tambak yang lokasinya di wilayah Kabupaten Gresik,” tutur Suyono.

Ditambahkan Suyono, tidak hanya juara I saja yang mendapat hadiah uang, namun juara II juga mendapat hadiah senilai Rp10 juta yang dimenangkan oleh Ahmad Anwar Sadad (33) warga Sembayat dan juara III Syafi’i (62) warga Tajungwidoro Mengare, Bungah, dengan hadiah senilai Rp 5 juta.

Selain itu, tahun ini merupakan tahun kedua diadakannya kontes Bandeng Keropok yang diikuti oleh seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan pemkab Gresik dan pada tahun ini berhasil dimenangkan oleh Dinas Pendidikan kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menuturkan bahwa tujuan diadakan pasar bandeng selama tiga hari dengan sejumlah rangkaian kegiatan diantaranya pasar rakyat, kontes bandeng, lomba kreatifitas olahan bandeng kropok adalah sebagai bentuk upaya pemerintah Kabupaten Gresik guna melestarikan tradisi warga masyarakat  Gresik yang sudah menjadi ikon kabupaten Gresik tiap tahun.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami Pemerintah Kabupaten Gresik untuk melestarikan tradisi tahunan,” ujar Sambari.

Tak kurang dari 2000 warga masyarakat Gresik dan sejumlah daerah diantaranya Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan hadir untuk menyaksikan kemeriahan kontes bandeng semalam. Bupati Sambari mengucapkan terima kasih atas antusias masyarakat yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan pasar bandeng ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim menambahkan, Pemkab Gresik selalu berupaya menumbuhkan perekonomian masyarakat Gresik melalui kegiatan kontes bandeng yang diadakan setiap tahun.

“Kami berharap tradisi ini terus dan terus dilestarikan guna membantu menumbuhkan perekonomian di Gresik, dan kepada para pemenang, kami ucapkan selamat,” ujar Wabup Qosim. (iis/as)