Tim Kementerian Tinjau Lokasi Sail Indonesia 2018 di Pulau Bawean

Tim dari kementerian dan panitia Sail Indonesia 2018 berkunjung ke Pulau Bawean, Gresik, Kamis (22/2/2018). (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Tim dari kementerian dan panitia Sail Indonesia 2018 berkunjung ke Pulau Bawean, Gresik, Kamis (22/2/2018). Kunjungan ini dalam rangka meninjau lokasi dan kesiapan Bawean sebagai salah satu pulau yang akan disinggahi even Wonderfull Sail to Indonesia 2018.

Pesawat yang membawa rombongan dari Kemenko Maritim dan panitia Sail Indonesia 2018 mendarat di Bandara Harun Thohir Bawean. Setelah itu, mereka langsung menuju pendopo makam waliyah Zainab di Desa Diponggo, Tambak.

Di tempat itu, mereka melakukan dialog dengan seluruh kepala desa se Bawean, Muspika Tambak dan Sangkapura, serta sejumlah tokoh masyarakat di Bawean.

Staf Ahli Menteri Kemaritiman Bidang Ekonomi Maritim Sugeng Santoso mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan dinas terkait, baik dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah Kabupaten Gresik.

Menurut dia, pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membangun sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait pembangunan Pulau Bawean, khususnya bidang kemaritiman.

“Kemarin kami sudah lakukan pertemuan dengan pihak pemprov yaitu Bappeda, Dinas Pariwisata, Kelautan dan Perikanan. Dengan pemerintah Gresik juga bertemu. Kami bertanya apa yang sudah mereka persiapkan untuk membangun Bawean,” kata Sugeng.

Membangun sinergisitas antara pusat dan daerah dinilai penting, terutama untuk mengangkat dan menginventarisir potensi daerah dan kearifan lokal masing-masing guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain membicarakan persiapan Sail Indonesia 2018 yang dijadwalkan akan berlangsung bulan Oktober mendatang, Ahmad Najid dari Kemenko bidang Kemaritiman juga membahas rencana Pulau Bawean menjadi tuan rumah even Asean Remote Boat pada Agustus 2018.

Najid menjelaskan, kegiatan Asean Remote Boat atau RC Boat adalah perlombaan boat yang digerakkan mesin 32cc berbahan bakar pertamax dan dikendalikan dengan remote kontrol. Rencananya RC Boat kali ini akan ditempatkan di Danau Kastoba dan diikuti delapan negara-negara Asean.

Selain itu, kedatangan rombongan dari Kemenko Kemaritiman ini juga dalam rangka melakukan peninjauan lokasi-lokasi wisata, serta melihat potensi Pulau Bawean yang akan dijadikan acuan guna pengembangan ekonomi masyarakat. (abr)

No Response