Segarnya Minum Es Dawet Siwalan di Kawasan GKB

0
1,250 views
Es Dawet Siwalan Ibu Suyono Khusus di sekitar Alun-alun Gresik Kota Baru (GKB). (Foto: BG/Wan)
Es Dawet Siwalan Ibu Suyono Khusus di sekitar Alun-alun Gresik Kota Baru (GKB). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Buah Siwalan yang dikenal dengan nama pohon lontar atau ta’al adalah sejenis palma yang tumbuh di kawsan Asia Selatan dan Asia Tenggara. Buah Siwalan ini terbilang langka serta kaya akan manfaat.

Di wilayah Jawa Timur, buah ini banyak ditemukan di sepanjang Pantai Utara (Pantura) seperti halnya Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban serta Kabupaten Bojonegoro.

Menurut beberapa ahli gizi, buah ini terbukti mengandung sumber nutrisi yang menyehatkan seperti karbohidrat, protein, glukosa, sukrosa, vitamin C, vitamin B1, air, dan lemak dengan kadar rendah.

Selain itu, daging buah siwalan yang sudah tua juga dipercaya bisa dimanfaatkan untuk obat penyakit kulit.

Keberadaan buah ini, biasanya dijual di sepanjang jalan Pantura dengan olahan dari pohonnya yang umum disebut dengan minuman legen atau minuman tradisional yang berasal dari sadapan buah siwalan.

Khusus di Kabupaten Gresik, tepatnya di sekitar Alun-alun Gresik Kota Baru (GKB) buah ini dijadikan sebagai bahan utama pengganti dawet, dengan sebutan “Es Dawet Siwalan”.

Ibu Soyono (47), salah satu penjual es dawet siwalan yang ada di kawasan GKB mengaku tidak kurang dari Rp200 ribu pendapatan per hari dari hasil menjual es dawet siwalan. “Alhamdulillah omset saya paling sedikit 200 ribu perhari itu pun kalau sepi,” kata Ibu Suyono akhir pekan lalu.

Es dawet siwalan tidak jauh beda dengan komposisi dawet yang ada pada umumnya. Menu ini baru dikenal dalam beberapa tahun terakhir. Yang menjadi pembeda, minuman ini terletak pada bahan utama dawet yang biasa dibuat dari tepung beras diganti dengan buah siwalan.

Soal rasa, Es Dawet Siwalan ini tidak ada yang istimewa, sebab sama seperti keberadaan dawet lainnya yang menggunakan gula jawa atau gula merah.

Namun, ada sensasi tersendiri ketika meminum menu ini, yakni adanya rasa kekenyalan pada mulut ketika siwalan yang dipadukan dengan gula merah digigit secara bersamaan dengan air dawet.

Dengan harga yang cukup relatif murah Rp 400 per satu gelasnya, tentu es dawet siwalan ini perlu dicoba dan masuk dalam referensi Anda ketika akan melewati kawasan Pantura Jawa Timur.

Minuman ini tidak hanya menjadi pelepas dahaga yang bermanfaat bagi kesehatan, melainkan juga bisa menikmati sensasi dari perpaduan siwalan dan gula merah hasil kreatifitas penduduk setempat. (wan)