Tok-tok, Ajang Adu Gengsi Peternak Sapi di Pulau Bawean

0
184 views
Aduan sapi (Tok-tok) di Pualau Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abrari)

BeritaGresik.com – Puluhan sapi jantan dengan berbagai ukuran mulai terlihat sejak siang di kawasan lapangan sepak bola di dusun Sumber, desa Kepuh Teluk, kecamatan Tambak Bawean, kabupaten Gresik, Selasa (14/03/2017).

Sapi-sapi jantan itu dipersiapkan untuk diadu dalam sebuah pagelaran aduan sapi, yang lazim disebut “tok-tok” oleh masyarakat di Pulau Bawean. Tok-tok yang menjadi hiburan rakyat ini telah menjadi tradisi turun temurun sejak lama.

Sebelum laga dimulai, panitia lebih dulu mendata dan mempersiapkan sapi-sapi yang sudah tiba di lokasi aduan. Pendataan dilakukan guna menyesuaikan ukuran sapi untuk dicarikan lawan yang sebanding.

Tak lama berselang, laga pun dimulai, melalui pengeras suara sederhana, panitia memanggil sapi aduan yang akan berlaga dengan julukannya masing-masing lengkap dengan nama dan alamat pemiliknya.

Sontak saja, sorak sorai dari penonton yang mengelilingi lapangan aduan membuat suasana semakin meriah. Sapi yang dinyatakan kalah dalam pertarungan biasanya lari hingga keluar arena. Bahkan terkadang ada yang terluka dan cedera.

“Kalau ada yang terluka itu biasa, tapi kalau sampai cedera parah dan sampai harus disembelih, kami semua ikut membantu membeli dagingnya hingga mencapai harga sapi tersebut. Jadi, meski ada yang disembelih tidak rugi,” terang Taji salah seorang penggemar aduan sapi.

Tak ada hadiah apapun dalam aduan sapi ini, mereka hanya menyalurkan hobby sekaligus menjadi berkah tersendiri bagi mereka yang memiliki sapi jawara. Karena melalui aduan sapi inilah spontan harga sapi pun merangkak naik secara drastis.

Tak hanya itu, tok-tok di pulau Bawean juga menjadi ajang adu gengsi para peternak sapi. Mereka merasa bangga jika sapinya keluar sebagai pemenang. “Biasanya sapi yang selalu menjadi pemenang harganya akan semakin tinggi, “imbuhnya. (abr)