“Kiriman” Tradisi Menyambut Lebaran di Bawean

0
235 views

IMG-20160705-WA0030

BeritaGresik.com – Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tersebar di berbagai pelosok daerah, masyarakatnya pun punya tradisi yang beragam saat menyambut hari raya Idul Fitri.

Di Bawean, tradisi kiriman merupakan salah satu warisan leluhur dalam menyambut datangnya hari kemenangan. Tradisi kiriman yang sebagian warga menyebutnya ┬ábimangan ini umumnya dilakukan di masjid dan mushollah menggelar acara buka bersama yang diawali dengan pembacaan istighosah dan do’a-doa.

Disebut tradisi kiriman karena dalam pembacaan doa dan istighosah juga ditujukan pada arwah para sesepuh dan orang tua kita yang sudah meninggal dunia.

Seperti yang digelar di dusun Paginda deaa Sukaoneng kecamatan Tambak Bawean, Selasa (05/07). Warga setempat terlihat sudah memadati ruang mushollah sebelum waktu buka puasa tiba. Aneka makanan pun disuguhkan dan diatur oleh panitia agar semuanya kebagian, baru kemudian pembacaan doa pun dimulai dipimpin oleh ustad kampung tersebut.

Uniknya, dalam tradisi ini hampir seluruh warga menyuguhkan aneka menu istimewah, mulai ikan laut yang besar dan segar, buah-buahan hingga berbagai jajanan yang dikemas semenarik mungkin.

Ustad Muhyiddin salah satu sesepuh kampung setempat menuturkan bahwa tradisi kiriman ini disamping untuk mengirim doa pada arwah para leluhur juga sebagai sarana silaturrahmi yang harus dilestarikan.

“Kiriman ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan tradisi ini harus kita jaga bersama jangan sampai hilang, “terang Muhyi dalam sambutannya.

Sesaat setelah pembacaan istighisah dan doa hatmil qur’an selesai, tibalah saatnya berbuka puasa. Warga pun langsung menyantap hidangan yang sudah tersedia bersama-sama. Nampak wajah-wajah gembira saat mereka menikmati hidangan bersama. Sebagai tanda bahwa keesokan harinya sudah memasuki hari raya idul fitri. (abr)