Sedekah Bumi di Betiring, Warga Arak 400 Ancak

0
2,731 views
Sedekah bumi di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto: BG/Wan)
Sedekah bumi di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Warga di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik menggelar tradisi sedekah bumi. Sedikitnya 400 ancak diarak oleh warga dalam tradisi yang sudah berlangsung secara turun-temurun ini.

Sebelum diarak, masyarakat meletakkan ancak di depan rumahnya masing-masing. Tradisi yang digelar setiap tahun ini merupakan wujud syukur warga setempat kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki dan kemakmuran.

Sedekah Bumi yang digelar warga Dusun Betiring berbeda dengan dusun lainnya. Jika di dusun lain tidak mengarak ancak, sebaliknya di Dusun Betiring ancak diarak terlebih dulu sebelum isi dalam ancak tersebut dibagi-bagikan ke warga.

Ancak yang berisi berbagai makanan dan minuman hasil bumi itu diarak oleh tiga hingga empat orang. Sambil diarak, makanan yang terdapat dalam ancak tersebut dibagi-bagikan kepada warga sekitar hingga tidak ada yang tersisa.

“Tradisi sedekah bumi merupakan budaya turun-temurun yang diwariskan warga sampai sekarang. Inti dari tradisi itu adalah mengkedepankan gotong-royong di tengah kemajuan zaman,” kata Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.

Sambari senditi terlihat hadir dalam acara bertajuk Sedekah Bumi dan Bulan Bakti Gotong Royong di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Cerme Gresik, Sabtu (3/09/2016).

Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari, Singgih Purwanto menuturkan, kegiatan sedekah bumi juga sebagai wujud dari upaya warga melestarikan budaya yang diselenggarakan setiap setahun sekali.

“Sedekah bumi disebut juga “merti bumi”. Ancak yang berisi makanan dan minuman yang diarak itu kemudian disantap secara bersama-sama,” ujarnya.

Singgih menambahkan, warga Dusun Betiring bermata pencaharian beragam. Mulai dari petani, pengusaha dan buruh pabrik.¬†“Saat ada sedekah bumi semuanya berkumpul,” jelasnya. (wan)