Muntaber dan Campak Mewabah di Tambak Bawean  

0
679 views
Puskesmas Tambak Bawean, Kabupaten Gresik (Foto: Berita Gresik/Abr)
Puskesmas Tambak Bawean, Kabupaten Gresik (Foto: Berita Gresik/Abr)

Bawean, BeritaGresik.com – Jumlah penderita muntaber dan campak di Kecamatan Tambak Bawean, Gresik mengalami peningkatan sejak dua bulan terakhir. Itu terlihat dari data pasien yang dirawat di Puskesmas Tambak Bawean.

Umumnya penderita kedua jenis penyakit tersebut dialami oleh balita berusia di atas 2 tahun atau yang sudah mengkonsumsi makanan pengganti ASI.

Khusus untuk penyakit muntaber, sepanjang bulan Oktober ada sekitar 7 pasien rawat inap di Puskesmas Tambak.  Jumlah itu belum termasuk pasien rawat jalan yang ditangani dokter atau tenaga medis di desanya masing-masing.

“Tips untuk menghindari penyakit muntaber adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, cuci tangan sebelum memberi makan si balita dan perbanyak mengkonsumsi air,” kata dr Anita salah seorang dokter di puskesmas Tambak, Rabu (28/10).

Sebelumnya, penderita penyakit Campak juga sempat mengalami peningkatan khususnya diderita oleh pasien yang berasal dari Desa Tambak. Sedikitnya ada 10 pasien rawat inap dan 2 di antaranya sempat dirujuk ke rumah sakit di Gresik.

Menurut dr. Anita, penderita Campak banyak dialami oleh para balita yang tidak diimunisasi sehingga si balita rentan terhadap kuman atau virus.

“Kalau campak rata-rata diderita oleh balita yang tidak diimunisasi, karena terkadang orang tua tidak mau anaknya diimunisasi,” pungkasnya. [abr]