Waspadai Bahan Berbahaya Pada Jajanan Anak Sekolah

0
593 views
Foto: BG/Wan
Foto: BG/Wan

BeritaGresik.com – Sejumlah anak sekolah SDN Bedilan terlihat menyerbu jajanan saat masuk pertama setelah libur puasa dan lebaran, Senin (18/7/2016). Beragam jajanan tersebut sangat menggiurkan bagi anak sekolah.

Pantauan di lapangan, banyak dijumpai PKL jajajan sekolah yang menyediakan aneka jajanan yang tidak menutup kemungkinan memakai zat pewarna kimia. Untuk itu, perlu pengawasan dari dinas terkait dan pihak sekolah.

Hasil penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan menunjukkan, hampir separuh atau 44 persen jajanan anak yang dijual pedagang kaki lima tidak sehat dan mengandung zat adiktif.

Jajajan paling berbahaya nomor satu adalah es. Bahan baku dari es balok yang dijual pedagang kali lima biasanya berasal dari air mentah. Selain mentah, tidak tahu pasti sumber airnya dari mana.

Jajanan anak paling berbahaya kedua adalah sirup yang dijual pedagang kaki lima, sebab biasanya mengandung zat pewarna dan pemanis, bahan-bahan campuran yang digunakan biasanya dimasukkan secara berlebihan.

Misal, zat pewarna yang dicampurkan begitu banyak hingga menghasilkan warna-warna minuman mencolok yang menarik perhatian anak-anak.

Kemudian, jajanan yang paling berbahaya yang sering dibeli anak-anak adalah jeli. Sama seperti sirup, jeli juga memiliki kandungan zat pewarna serta pemanis yang berlebihan.

Jajanan anak-anak lainnya yang paling berbahaya yang sering dijumpai di jalanan adalah bakso. Biasanya bakso ditambahkan zat pengenyal atau boraks atau formalin. Dua bahan tersebut mutlak tidak boleh digunakan untuk makanan.

Empat jenis jajanan tersebut, merupakan empat besar jajanan berbahaya yang sangat diminati anak-anak. Karena itu, BPOM mengimbau agar orang tua mengawasi jajanan yang dibeli putra-putrinya. (wan)