Tips Puasa Aman Pada Saat Hamil

0
303 views

BeritaGresik.com – Umat Muslim diwajibkan berpuasa selama bulan Ramadan. Namun ada beberapa golongan yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa yakni ibu hamil dan menyusui. Mereka diperbolehkan untuk menggantikan puasa yang ditinggalkan di hari lain.

Bagi ibu hamil yang ingin tetap melaksanakan puasa, ada tips khusus agar puasa berjalan lancar dan aman. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:

Sahur
Saat sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar. Ibu hamil disarankan mengkonsumsi daging, ikan, dan telur yang mengandung kalori dan protein tinggi.

Upayakan juga mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C dan mineral seng (zink) untuk menjaga vitalitas tubuh.

Sebaiknya hindari makanan manis saat sahur agar tubuh tidak cepat lemas dan lapar akibat insulin shock. Jangan lupa minum susu dan air putih yang cukup saat sahur. Segelas susu setiap sahur bisa mengurangi risiko anemia bagi ibu hamil.

Saat Puasa

Puasa harus diawali dengan niat yang ikhlas agar terasa ringan. Ibu hamil yang berpuasa disarankan untuk istirahat yang cukup. Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan dan sedapat mungkin hindari stres dan pikiran yang berat. Buang jauh kebiasaan untuk marah.

Batalkan puasa jika ibu hamil mengalami:
– Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan terjadi dehidrasi.
– Diare yang diikuti mulas dan melilit.
– Mimisan yang disebabkan pecahnya pembuluh darah. Ini menandakan kondisi tubuh tidak stabil.
– Lemas, pusing, mata berkunang-kunang pertanda hipoglikemia. Dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
– Keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi berpuasa.

Berbuka
Awali buka puasa dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah. Namun ibu hamil harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.

Selanjutnya makan makanan yang mengandung karbohidrat simpleks seperti kurma atau kolak. Karbohidrat simpleks lebih mudah diserap tubuh.

Setelah salat magrib, santaplah makanan dalam porsi lebih besar tapi tidak berlebihan. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh menjadi lemas. Sehabis salat isya dan tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.

Sebelum tidur, makan makanan ringan dan minuman hangat untuk memproses produksi ASI. [zr]