Ternyata, Banyak Warga Bawean Tak Tahu Program BKKBN

0
15 views
Sosialisasi dan pemantapan program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) oleh BKKBN Jawa Timur di Kecamatan Tambak Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com –┬áBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur mengadakan sosialisasi dan pemantapan program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Pendopo Kecamatan Tambak Bawean, Kabupaten Gresik, Senin (13/11/2017).

Kegiatan yang mensosialisasikan berbagai program BKKBN ini diikuti oleh ratusan warga Kecamatan Tambak, mulai dari kalangan pelajar, remaja hingga kalangan ibu rumah tangga.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Provinsi Jawa Timur Suhartutik menuturkan, sebagian besar masyarakat Bawean mengetahui program BKKBN ini hanya masalah KB, yaitu alat kontasepsi.

Padahal, terangnya, BKKBN mempunyai banyak program, mulai dari kandungan hingga lansia dalam hal pengasuhan.

Suhartutik mencontohkan dalam hal kependudukan, BKKBN mempunyai tugas mengendalikan jumlah kelahiran penduduk yaitu dengan cara masuk KB.

Selain itu, masih ada lagi program pembinaan keluarga berkualitas seperti bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia serta pembiaan usaha peningkatan pendapatan keluarga bahagia.

“Kayak tadi, ada sekitar 70 remaja diberi informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, mengenai pendewasaan usia perkawinan. BKKN itu menganjurkan usia perkawinan minimal wanita itu 21 tahun dan laki-laki minimal 25 tahun. Kenapa demikian, tadi sudah dijelaskan,” ucapnya.

Kemudian, ada juga program kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi. Untuk pemberdayaan ekonomi, kali ini tim BKKBN memberikan pelatihan kepada peserta cara membuat hantaran perkawinan. (abr)