Warga Sesalkan Fogging Nyamuk Dilakukan Setelah Ada Korban Jiwa

0
663 views
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik melakukan fogging atau penyemprotan insektisida tertentu untuk membunuh nyamuk dewasa di pemukiman warga yang ada di Jalan Veteran Gresik, Rabu (13/12016). (Foto: BG/Wan)
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik melakukan fogging atau penyemprotan insektisida tertentu untuk membunuh nyamuk dewasa di pemukiman warga yang ada di Jalan Veteran Gresik, Rabu (13/12016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik melakukan fogging atau penyemprotan insektisida tertentu untuk membunuh nyamuk dewasa di pemukiman warga yang ada di Jalan Veteran Gresik, Rabu (13/12016).

Fogging dilakukan karena banyak warga yang mulai terkena demam berdarah. Namun, tindakan itu disesalkan warga, karena fogging nyamuk baru dilakukan dua hari setelah ada warga yang meninggal akibat deman berdarah.

Padahal, warga sudah mengusulkan agar fogging nyamuk dilakukan sejak tiga minggu yang lalu. Namun, usulan itu tak langsung ditanggapi oleh pihak Dinkes Gresik.

Seperti diketahui, demam berdarah telah mewabah di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik sejak  awal  Januari lalu. Di Sentolang, Veteran, Gresik belasan warga terkena demam berdarah hingga harus dirawat di rumah sakit.

 (Foto: BG/Wan)
(Foto: BG/Wan)

Bahkan, dua hari yang lalu, seorang di Sentolang Kebomas dikabarkan meninggal dunia akibat terkena demam berdarah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabuaten Gresik pada Minggu awal Januari 2016, terdapat tujuh pasien terkena demam berdarah yang di rawat di Rumah Sakit Ibu Sina Bunder.

Jumlah tersebut semakin meningkat dengan total jumlah penderita demam berdarah di 18 kecamtan mencapai puluhan orang jelang pertengahan januari ini. Dari jumlah itu, 18 orang di antaranya Warga Sentolang Kebomas.

Suyanto (57) menyesalkan kurang tanggapnya dinas dalam merespon laporan warga. Apalagi demam berdarah telah memakan korban jiwa.

Pada tahun 2015 jumlah penderita demam berdarah se-Kabupaten Gresik mencapi 574, dengan rincian empat orang meninggal dunia. (wan)