Gus Ipul Jenguk Anak Pengidap Hidrosefalus Asal Gresik

0
280 views
Wagub Jatim Gus Ipul saat jenguk M Arif, anal penderita hidrosefalus asal Cerme, Gresik, di RSUD dr Soetomo Surabaya. (Foto: Rois Jajeli)

BeritaGresik.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjenguk Muhammad Arif (11), anak asal Cerme, Gresik yang mengidap hidrosefalus atau pembesaran kepala di RSUD dr Soetomo Surabaya, Minggu (8/1/2017).

Dalam kunjungannya saat itu, Gus Ipul berharap agar putra dari pasangan Sujarwo (50) dan Sriati (45) bisa segera sembuh. “Memang ini ada beberapa sebab menurut dokter, pertama karena virus, karena gen dan ketiga kurang gizi,” kata Gus Ipul.

Dia menjelaskan, pembesaran di kepala akibat terlalu banyak cairan sebenarnya bisa diketahui sejak saat di kandungan sehingga bisa ditangani ketika dia lahir. Arif ini, lanjutnya, sudah pernah ditangani dan dirawat tetapi tidak berkelanjutan.

“Umurnya sudah 11 tahun dan ketika sudah ada beberapa teman-teman dari LSM BPJS word itu kemudian di bawah ke RSUD dr Soetomo,” terangnya.

RSUD dr Soetomo dikatakan berkomitmen memberikan pelayanan dari aspek pembiayaan melalui BPJS Kesehatan. Jika ada biaya yang tidak dicover BPJS, RSUD dr Soetomo akan mencarikan pembiayaan di jalur lain dengan Jamkesda atau lain.

“Tapi pada prinsipnya dr Soetomo akan mencoba untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan biayanya terjangkau. Karena itu, orang tua tidak perlu khawatir memikirkan biaya lagi,” jelasnya.

Namun, saat ini yang menjadi persoalan adalah Arif sudah berusia 11 tahun dan cukup besar. Sedangkan kasus yang terjadi di Tuban umurnya masih 1 tahun sehingga pada saat ditangani dengan waktu kurang dari sebulan sudah bisa pulang.

Jika dilihat dari data statistik di wilayah Pantura, terang Gus Ipul, penyakit seperti terjadi pada 1 per 1.000 kelahiran. Namun masih bisa diatasi jika sejak di kandungan sudah diketahui dan dilakukan tindakan.

“Untuk itu saya harap dengan berita ini masyarakat atau orang tua yang mengetahui kasus-kasus seperti ini segera dibawa ke rumah sakit untuk diberi tindakan karena masih bisa ditangani,” tuturnya.

Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD dr Soetomo Dr Joni Wahyuhadi dr Sp.BS mengatakan, kasus Arif ini merupakan Hidrosefalus yang berat. Padahal, penyakit ini sudah bisa diketahui sejak hamil.

“Nah, ketika diketahui Hidrepalus maka segera kontak ke dr Soetomo karena yang tahu ini adalah rumah sakit yang ada bedah sarafnya,” jelas Joni.

Menurut dia, rata-rata ada dua operasi dengan kasus Hidrosefalus yang ditangani RSUD dr Soetomo. Untuk sembuh 100 persen akan sulit, namun akan dikurangi sehingga dapat berfungsi dengan baik. (ant/zr)