Puskesmas di Gresik Segera Jadi Badan Layanan Umum Daerah

 

Sosialisasi pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah di Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Merujuk pada Undang-Undang 17 tahun 2013 tentang Keuangan Negara, Pemerintah Kabupaten Gresik segera melakukan reformasi pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Untuk percepatan kebijakan tersebut, sejumlah Kepala Puskesmas di Kabupaten Gresik dikumpulkan untuk mengikuti sosialisasi yang digekar di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik, Kamis (1/3/2018).

Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi yang hadir mewakili Bupati Gresik mengatakan, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. “Diharapkan seluruh Puskesmas dapat merencanakan pendapatan dan pengeluaran secara efisien, transparan dan akuntabel,” kata Djoko.

Kendati dalam pelaksanaannya nanti pihak Puskesmas dituntut untuk mengelola sendiri manajemen keuangannya, namun pelayanan kepada masyarakat harus tetap ditingkatkan. “Jangan mengutamakan mencari keuntungan semata,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan terkait pengaduan masyarakat kepada dirinya, bahwa Pelayanan Puskesmas terutama di luar wilayah perkotaan dinilai kurang maksimal.

“Saya mendapat pengaduan masyarakat bahwa ketika malam hari ternyata tidak ada tenaga medis yang jaga di Puskesmas. Tolong kepada pihak Dinas Kesehatan untuk memenej agar selalu ada tenaga medis yang jaga di puskesmas, terutama pada malam hari,” kata Sekda.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian Dan SDA Nuri Mardiana kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah persiapan menuju mewiraswastakan pemerintah sesuai dengan amanat Undang-undang.

Selain UU nomor 17 tahun 2003, ada juga UU 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, Permendagri 61 tahun tahun 2007 tentang Pedoman Teknis pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Aplikasinya seperti pelayanan RSUD Ibnu Sina, jadi nantinya semua Puskesmas tidak lagi dibebani untuk menyetor Pendapatan Asli Daerah, tapi dikelola sendiri untuk operasional dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara saat ini dijatakan masih dalam tahap sosialisasi. Upaya ini diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun depan. (sdm/as)

No Response