Sentuhan Ayah Pengaruhi Prilaku Positif Anak

0
195 views
Ilustrasi ayah dan anak. (Foto: CNN)
Ilustrasi ayah dan anak. (Foto: CNN)

BeritaGresik.com – Kedekatan ayah dengan anak tak bisa dianggap remeh, sebab keduanya memiliki ikatan batin yang cukup kuat.┬áDemikian hasil penelitian Oxford University tentang keterikatan emosional anak dengan ayahnya.

Dalam penelitian itu disebutkan bahwa kedekatan ayah terhadap anak berdampak pada perilakunya. Riset tersebut juga menemukan bahwa durasi waktu yang dihabiskan ayah dalam mengerjakan tugas rumah tak berpengaruh signifikan pada anak.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 10 ribu orang tua di Inggris bagian barat dan selatan. Para peneliti memberikan pertanyaan kepada para orang tua selama dua periode: saat anak masih balita dan saat anak memasuki usia sekolah.

Pada periode pertama, peneliti menemukan fakta bahwa perilaku sehari-hari pria seperti memupuk rasa percaya diri saat menghadapi anak, membangun ikatan batin yang kuat, serya merasa bahagia menyandang status orang tua, membuat dia merasa lebih dekat dengan pasangannya.

Di periode ini pula, peneliti menilai dan memberikan skor para ayah seputar tiga aspek: respon emosional terhadap anak, frekuensi keterlibatan dalam urusan domestik rumah tangga dan pengurusan anak, serta caranya berperan sebagai ayah.

Beberapa tahun kemudian, orang tua yang sama ditanya kembali saat usia anak mencapai sembilan dan 11 tahun. Di periode ke-dua ini, para orang tua ditanya tentang perilaku anak sekaligus kemampuan sosial mereka di sekolah dan lingkungan.

Sepanjang penelitian, studi ini melibatkan sebanyak 6.898 anak usia sembilan tahun dan 6.328 anak usia sebelas tahun.

Para peneliti menemukan fakta bahwa ayah yang melibatkan banyak emosi berisiko lebih rendah memiliki anak bermasalah perilaku, 21 persen di usia sembilan tahun dan 19 persen di usia 11 tahun.

Sedangkan ayah, yang memiliki skor tertinggi dalam menjaga peran mereka sebagai orang tua, berisiko lebih rendah memiliki anak bermasalah perilaku 28 persen di kedua usia tersebut.

Hasil ini tidak muncul pada ayah dengan nilai skor tinggi dalam aspek keterlibatan langsung pengasuhan anak. Faktor lain yang mungkin ikut berpengaruh pada perilaku anak adalah usia orang tua, pendidikan dan tingkat sosial ekonomi.

“Temuan ini menunjukkan aspek psikologis dan emosional dari keterlibatan orang tua di masa kanak-kanak adalah faktor terkuat yang mempengaruhi perilaku anak di kemudian hari.”

“Dan bukan ditinjau dari jumlah waktu yang diberikan ayah dalam mengurus urusan domestik serta pengasuhan anak,” ungkap tim peneliti. (as)