Antisipasi Kamacetan, Satlantas Gresik Berlakukan Rakayasa Lalu Lintas

0
792 views
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi S Ibrahim berfoto bersama di halaman Polres Gresik, Kamis (31/12/2015). (Foto: BG/Wan)
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi S Ibrahim berfoto bersama di halaman Polres Gresik, Kamis (31/12/2015). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di wilayah setempat. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi kemacetan yang biasa terjadi pada malam pergantian tahun atau perayaan Tahun Baru 2016.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim, Kamis (31/12/2015), mengatakan rekayasa itu dilakukan juga untuk mengantisipasi adanya kemacetan atau penumpukan kendaraan yang mengarah ke pusat perayaan Tahun Baru 2016.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk senantiasa mentaati aturan lalu lintas yang berlaku, dan saya juga sudah menyiapkan sejumlah personel untuk mengamankan situasi lalu lintas saat perayaan pergantian tahun agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang nantinya menyebabkan kemacetan,” katanya di Gresik.

Beberapa rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polres Gresik meliputi pemberlakukan sistem “One Way” atau jalan satu arah dari Jalan Panglima Sudirman bagi roda 4, yang akan diarahkan ke Jalan Agus Salim dan diteruskan ke arah Jalan Harun Tohir.

Sedangkan untuk roda dua diarahkan menuju Jalan Pahlawan kemudian ke Jalan MH Thamrin setelah itu diarahkan ke Jalan Akim Kayat.

Sementara untuk arus lalu lintas dari Jalan Samanhudi bagi roda 2 akan diarahkan ke Jalan Raden Santri, dan bagi roda 4 diarahkan ke Jalan Nyi Ageng Arem-arem.

“Kami juga sudah siapkan beberapa kantong parkir untuk menuju pusat keramaian, agar mereka bisa lebih tertib, karena juga akan diberlakukan ‘car free night’ atau bebas kendaraan pada malam hari,” ujarnya.

Untuk kegiatan “car free night” akan dilakukan bersama kampanye keselamatan berlalu lintas, dan dilakukan di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) serta pusat kota atau Alun-alun Gresik.

“Selain itu, kami juga akan melakukan pemberian santunan kepada 60 anak Yatim Piatu, yakni bersamaan dengan kampanye keselamatan berlalu lintas,” kata Sujiran.

Sujiran menegaskan, bagi warga yang mearayakan Tahun Baru 2016 di wilayah Kabupaten Gresik agar tidak mnenggunakan knalpot brong, atau knalpot yang tidak sesuai standar.

“Sebab, jika kami dapati masyarakat yang menggunakannya, akan kami tindak tegas dengan menahan kendaraan tersebut sampai tanggal 8 Januari 2016, setelah sidang dan mewajibkan mengganti kelengkapan kendaraan itu sesuai. (wan)