Kepala BNP2TKI Nusron Wahid Berusaha Kebijakannya Menyentuh Kebutuhan Riil Masyarakat

0
248 views

JAKARTA, BeritaGresik.com – Safari Ramadhan yang dilaksanakan BNP2TKI yang bertema Bersama TKI Membangun Negeri, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid berharap kebijakan-kebijaknnya ke depan dapat menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

“Kebijakan yang akan diambil BNP2TKI ke depan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil yang dibutuhkan guna meningkatkan harkat dan martabat kehidupan TKI, calon TKI, TKI purna dan keluarganya. Safari Ramadhan juga bentuk sosialisasi langsung kepada masyarakat, TKI, instansi pemerintah dan stakeholder terkait serta kalangan pesantren,” papar Nusron, (30/06)

Safari Ramadhan yang dipimpin langsung kepala BNP2TKI Nusron Wahid, sebelumya dengan tema yang diambil dimaksudkan mengandung BNP2TKI memberikan perhatian kepada TKI di semua tahapan penyelenggaraan, yaitu saat prapenempatan, masa penempatan, dan purna penempatan TKI.

Sebagaimana safari Ramadhan VIII yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2015 kemarin. Safari yang dipimpin oleh Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid ini berlangsung di wilayah Cirebon, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut menggelar pasar murah. Nusron Wahid dan Bupati Cirebon Senjaya Purwadi dan para pejabat BNP2TKI lainnya beserta eksekutif Sinarmas Lukmono secara simbolis menjual minyak goreng dengan harga Rp. 9.000,- per liter atau Rp.6.000,- lebih murah dari harga pasar. Nusron juga membagikan mushaff Alqur’an buat keluarga TKI.

Pada kesempatan itu juga dijual berbagai jenis makanan ringan yang dijual oleh TKI Purna di desa Gembongan,  kecamatan Babakan.

Nusron Wahid menambahkan bahwa Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan TKI dan keluarganya yang rata-rata berasal dari keluarga petani.

Melalui Safari Ramadhan ini, BNP2TKI membawa pesan kepada TKI bahwa sebaiknya calon TKI harus yakin betul-betul siap dari segi ketrampilan, bahasa, pemahaman adat istiadat negara penempatan baru dan hal-hal lainnya.

Ia menambahkan dengan Safari Ramadhan BNP2TKI ke VIII tahun 2015 ini, kami berharap tidak saja memperoleh berkah ibadah Ramadhan, namun juga mendapatkan masukan berharga melalui temuan langsung atas masalah yang dihadapi calon TKI, TKI purna dan keluarga TKI, jajaran pemerintah daerah provinsi dan Kabupaten/Kota serta berbagai kelompok pemangku kepentingan lainnya.