Bupati Gresik: Koperasi Harus Mampu Berdaya Saing

0
51 views
Puncak peringatan Hari Koperasi ke-70 Tingkat Kabupaten Gresik di lapangan Desa Menganti, Kecamatan Menganti. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Jumlah koperasi yang aktif di kabupaten Gresik saat ini sekitar 1.335 koperasi. Keberadaan koperasi di Kota Pudak tersebut diharapkan mampu untuk berdaya saing dan menjadi basis utama pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Harapan itu disampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-70 Tingkat Kabupaten Gresik di lapangan Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kamis (27/7/2017).

Hadir dalam kesempatan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Gresik Drs. Sudigno, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Ir. Agus Budiono dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Dalam kesempatan itu, Sambari mengajak kepada seluruh penggerak koperasi untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif demi kemajuan koperasi. “Dari banyaknya jumlah usaha koperasi di Gresik ini maka pengurus koperasi harus mengembangkan ide kreatif untuk kemajuan koperasi,” kata Sambari.

Dia harap ekonomi berbasis kerakyatan terus tumbuh melalui koperasi dan peningkatan UMKM. Dengan demikian Kabupaten Gresik diharapkan tidak kalah dengan usaha koperasi kabupaten lain.

Hal itu dikatakan sebagai tantangan bagi Dinas dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Sambari mencontohkan salah satu pengembang ritel koperasi modern di Kecamatan Sidayu Gresik yang mampu berdaya saing.

“Koperasi harus mampu berdaya saing, dan ini merupakan suatu tantangan bagi koperasi-koperasi dalam menghadapi daya saing yang kian berkembang,” ujarnya.

Sejalan dengan hal itu, Sambari mengajak masyarakat untuk menyatukan visi dan misi dan turut aktif berperan dalam rangka pengembangan gerakan koperasi. Adanya sinergi semua pihak diyakini berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan.

“Cintailah koperasi, karena koperasi adalahsokoguru bagi perkembangan perekonomian di masyarakat dan juga perkembangan perekonomian nasional sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945,” imbuhnya. (as)