Garam Langka, Pengrajin Ikan Asin Gresik Putar Otak

0
57 views
Pengrajin ikan asin di Desa Kroman, Kecamatan Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Kelangkaan disertai kenaikan harga garam krosok di wilayah Gresik berimbas pula pada pengrajin ikan asin. Harga garam kini melonjak tajam. Akibatnya, biaya produksi ikan asin pun turut membengkak hingga empat kali lipat.

Salah satu pengrajin ikan asin asal Desa Kroman, Kecamatan Gresik, Maksum (55), mengaku biaya produksi yang harus dikeluarkannya kini membengkak. Jika sebelumnya hanya berkisar Rp50 ribu per sak, kini harga garam Rp150 ribu per sak.

Akibatnya, harga jual ikan asin mengalami kenaikan. “Mau gimana lagi, biaya produksi yang kita keluarkan ada kenaikan, sehingga mengharuskan harga jual juga naik,” kata Maksum di Gresik, Rabu (26/7/2017).

Jika mengurangi takaran produksi garam, lanjut Maksum, nantinya akan berimbas pada kualitas ikan asin. Karena itu, dirinya lebih memilih menaikkan harga ikan mengiringi kelangkaan garam daripada mengurangi kualitas produksi ikan asin.

Sejak garam mengalami kelangkaan, para pengrajin ikan juga mengurangi produksi ikan asin. Saat ini, lroses produksi ikan asin dikatakan hanya mengandalkan jumlah pesanan dari pemasok.

“Kalau sebelumnya kita produksi lebih banyak, sehari bisa sampai ratusan boks, sekarang hanya tergantung jumlah pesanan saja. kalau tidak ada pesanan, kita tidak produksi,” pungkasnya. (wan)