Isu Flu Burung, Penjualan Daging Ayam Menurun

0
458 views
Salah satu penjual daging ayam di pasar tradisional Gresik. (Foto:BG/Wan)
Salah satu penjual daging ayam di pasar tradisional Gresik. (Foto:BG/Wan)

BeritaGresik.comĀ – Merebaknya kasus flu burung di beberapa daerah di Jawa Timur mempengaruhi penjualan daging ayam di pasar tradisional di Gresik. Isu wabah virus H5N1 itu menyebabkan permintaan daging ayam turun drastis.

“Permintaan daging ayam dalam beberapa hari ini cenderung menurun sekitar 30 persen. Masyarakat takut karena adanya isu flu burung,” kata penjual ayam di pasar, Kamis (24/3/2016).

Hal yang sama juga dikatakan Achmadi (28), penjual ayam di pasar tradisonal gresik. Menurut dia pembeli takut kalau membeli ayam potong terinfeksi flu burung, meski daging ayam yang dijual telah dinyatakan bebas flu burung.

Sementara itu, salah seorang pembeli daging ayang menyatakan, untuk saat ini mereka memang merasa takut untuk mengkonsumsi daging ayam, terutama sejak adanya isu wabah flu burung.

“Saya lebih berani membeli buah-buahan dan sayur ketimbang daging ayam, takut ada flu burungnya,” kata Sri (37) salah seorang pembeli.

Belakangan ini, isu flu burung muncul di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti di Banyuwangi dan Lamongan. Isu itu berawal dari penemuan ayam dan itik mati diduga terjangkit virus flu burung. (wan)