Imbas UMK, Perusahaan Bersiap Pindah dari Gresik

0
1,291 views
Ilustrasi kawasan industri di Gresik
Ilustrasi kawasan industri di Gresik

BeritaGresik.com – Sejumlah perusahaan di wilayah Gresik mulai ancang-ancang pindah ke daerah lain yang upahnya lebih rendah. Ini dipicu tingginya upah minimum kota/kabupten (UMK) Gresik 2017 sebesar Rp 3,2 juta.

Kabar rencana hengkangnya sejumlah perusahaan yang saat ini beroperasi di Gresik itu dikemukakan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupateen Gresik, Lailatul Qodri, Selasa (22/11/2016).

Menurut dia, UMK di Gresik dirasa sangat tinggi dan membuat para pelaku usaha mulai kesulitan untuk memenuhi gaji para pekerja. “Perusahaan yang memiliki ribuan buruh terancam hengkang,” kata Qodri.

Dia menyebutkan, sejumlah perusahaan yang mulai ancang-ancang angkat kaki dari wilayah Gresik umumnya perusahaan padat karya. Mereka berencana pindah ke daerah yang upah pekerjanya lebih rendah.

Kadin Gresik mencatat, pada 2016 ada srkitar 1000 perusahaan yang berdiri di Gresik. Dari jumlah itu, 35% di antaranya membayar buruh sesuai UMK. Sedangkan 65% lainnya membayar dibawah UMK.

“Tahun ini terdapat 16 perusahaan dari berbagai sektor. Mereka pindah ke tempat lain yang UMK nya lebih rendah. Mulai dari sektor tekstil, kayu, alas kaki, industri pertanian, dan industri Mamin,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan ada beberapa perusahaan yang mulai pindah dari Gresik ke daerah dengan UMK lebih rendah. Di antara sejumlah perusahaan tersebut terdapat perusahaan BHS dan New Era.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Timur telah menetapkan UMK Gresik untuk tahun 2017 sebesar Rp 3.293.506,25. Angka itu lebih besar dari UMK tahun 2016 sebesar Rp 3.042.500. (wan)