PT Petrokimia Gresik Desak KP3 Serius Awasi Pupuk Palsu

0
475 views

BeritaGresik.com – PT Petrokimia Gresik mendesak agar Komisi Pengawas Pupuk dan Petisida (KP3) di daerah lebih serius menyikapi masalah pupuk palsu. Desakan ini terkait penggerebekan pupuk palsu yang dilakukan Bareskrim Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Jatim di Desa Golokan, Sidayu, Gresik.

Manajer Humas PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mengatakan, jika pihaknya tidak terpengaruh dengan maraknya pupuk organik palsu. Menurut dia justru petani yang dirugikan dengan adanya pupuk palsu. Untuk itu, pihaknya menekankan agar kinerja KP3 di tiap daerah lebih ditingkatkan.

“Kalau soal dirugikan bagi kami tidak ada pengaruhnya. Malah sebaliknya petani yang paling dirugikan. Karena itu, KP3 harus lebih meningkatkan lagi kinerjanya dengan membuka akses informasi seluas-luasnya khususnya di daerah,” kata Yusuf, dilansir beritajatim.com Minggu (21/6).

Selain membuka akses informasi, upaya meminimalisir peredaran pupuk palsu dapat dilakukan dengan meningkatkan pemberian edukasi terhadap petani. Dengan begitu, mereka tahu mana pupuk yang sesuai standar atau sebaliknya sesuai standar tapi bahannya palsu.

“Di tempat kami Petrokimia Gresik, sebelum pupuk didistribusikan ke petani, terlebih dulu kami melakukan demplot dengan melibatkan tenaga penyuluh pertanian serta gapoktan. Maksud tujuan tersebut agar petani paham cara menggunakan pemupukan dengan benar,” ujarnya.

Berdasarkan kejadian di lapangan, sebagian besar pupuk yang dipalsu adalah pupuk organik. Sebaliknya, terang Yusuf, pupuk kimiawi sangat kecil kemungkinan dipalsu. Pasalnya, selain bahan-bahannya harus diimpor, kadar kandungannya juga harus melalui uji laboratorium.

“Bahan baku pupuk kimia adanya memang impor dan ini sulit dipalsu. Tapi, sebaliknya pupuk organik bahan bakunya mudah didapat, dan itu mudah ada pemalsuan,” pungkasnya. [beritajatim/as]