Petrokimia Gresik Gandeng Pemuda Kembangkan Sektor Pertanian

0
610 views
MoU Pelatihan dan Pengembanga dalam Bidang Pertanian antara Petrokimia Gresik dengan organisasi Karang Taruna dan Patra di Gresik, Senin (21/3/2016). (Foto: BG/Wan)
MoU program Pengembanga dan Pelatihan di Bidang Pertanian antara Petrokimia Gresik dengan organisasi Karang Taruna dan Patra di Gresik, Senin (21/3/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah petani Indonesia terus menyusut dalam setiap tahunnya. Mayoritas petani saat ini berusia lebih dari 45 tahun dan berpendidikan rendah. Kondisi itu sangat beresiko bagi keberlangsungan program swasembada pangan di Tanah Air.

Menyikapi hal itu, PT Petrokimia Gresik (PG) bersama Kelompok Pelatihan Anak Tani Remaja (Patra) dan Karang Taruna Nasional sepakat meneken MOU tentang Pelatihan dan Pengembangan Pemuda dalam bidang Pertanian di Gresik, Senin (21/3/2016).

Penandatanganan MOU dilakukan oleh Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto, Derektur Utama PG Nugroho Christijanto dan Pembina Patra K Imam Soejono. Program “Taruna Petro Utama” itu diyakini sebagai solusi atas masalah regenerasi di sektor pertanian.

“Melaui program itu diharapkan sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan negara,” kata Dirut PG Nugroho Cristijanto.

Menurut dia, pemilihan Karang Taruna dan Patra bukan tampa alasan. Karang Taruna dipilih karena memiliki anggota usia produktif dalam jumlah yang cukup besar. Selain itu, keduanya merupakan sorganisasi sosial kepemudaan yang keberadaannya diamanatkan dalam UU.

Patra merupakan komunitas petani pemuda yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun. Saat ini Patra memiliki 2.000 anggota di 18 Kabupaten dan 9 Provinsi.

“Petrokimia Gresik akan mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan Patra dan Karang Taruna yang telah terpogram dalam framework,” tambah Dirut PG Nugroho Cristijanto. (wan)