Perajin Kain Sarung Tenun Tradisional Gresik Siap Hadapi MEA

0
659 views
Sejumlah perajin memintal benang untuk pembuatan kain sarung tenun mengunakan alat tenun tradisional di sentra industri tenun ikat Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/1/2016). (Foto: BG/Wan)
Seorang perajin memintal benang untuk pembuatan kain sarung tenun mengunakan alat tenun tradisional di sentra industri tenun ikat Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/1/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah berlangsung sejak akhir 2015. Dengan begitu, tidak ada lagi hambatan lalu lintas barang dan jasa di negara-negara ASEAN.

Bagi warga di negara-negara ASEAN termasuk Indonesia, MEA merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi, utamanya bagi para tenaga kerja dan pelaku usaha kecil dan menengah seperti perajin kain tenun di Gresik.

Menanggapi hal itu, para pengrajin kain sarung tenun tradisional mengaku siap menghadapi MEA. Sebab menurut mereka pembuatan kain tenun tetap mempertahankan penggunaan alat tradisional.

Mereka sangat yakin mampu menjaga kualitas tenun ikat dan corak dengan meningkatkan kualitas produknya. Selama ini pemasarannya telah diekspor ke sejumlah negara seperti Malaysia, Arab Saudi, Yaman. (wan)