Minimarket Liar Marak, Diskoperindag Gresik Tutup Mata?

0
336 views

BeritaGresik.com – Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Investasi Badan Penanaman Modan dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Gresik, Farida Haznah, mengungkapkan, terdapat 111 minimarket tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik, yang terdiri atas 63 Indomaret dan 48 Alfamart.

Sejauh ini pihaknya diakui belum melakukan pendataan terhadap keberadaan toko modern yang tidak mengantongi izin operasi di kawasan Kabupaten Gresik. “Kami memang belum melakukan pendataan terkait yang tak berizin,” kata Farida.

Dia menyebutkan, hampir semua toko modern di Gresik tidak mengantongi izin operasi secara lengkap. “Sebab, sebelum adanya Peratutan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2012 kami melayani permintaan izin, entah izin HO atau IMB dan IPR saja,” jelasnya.

Namun setelah adanya Perda Nomor 8 tahun 2012 tersebut, semua toko modern harus melengkapi seluruh syarat perizinan. “Dulu hanya izin buat HO saja sudah bisa, tapi sekarang kalau mau buat HO harus buat IMB dulu. Jadi sebelum dan sesudah adanya Perda itu semuanya beda,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Gresik (PMII) Gresik mendatangi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdangan (Diskoperindag) Gresik. Mereka menuntut agar toko modern tanpa berizin ditindak tegas.

Mahasiswa juga meminta agar Diskoperindag tak menutup mata atas maraknya mini market liar. “Apa langkah diskoperindag saat ini, dengan fenomena maraknya pasar modern di seluruh Gresik. Dan itu sudah pasti menggeser pasar tradisional,” kata Ketua PC PMII Gresik, Bogel. [wan]