Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

0
410 views
Pupuk Petrokimia Gresik. (Foto: BG/Wan)
Pupuk Petrokimia Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Memasuki musim tanam sekarang ini, produsen pupuk PT Petrokimia Gresik (PG) memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi aman. Sebanyak 61.000 ton pupuk Phonska siap disalurkan ke petani hingga dua minggu ke depan.

Sebagaimana ketentuan pemerintah, produsen pupuk plat merah tersebut harus menyiapkan stok pupuk bersubsisi untuk kebutuhan hingga dua minggu.

“Sekarang ini stok Phonska ada sekitar 61.000 ton, jumlah itu sudah cukup untuk dua minggu. Bahkan lebih,” kata Direktur Produksi PT PG, I Ketut Rusnaya di Gresik, Selasa (19/4/2016).

Kendati demikian, pihaknya menyebut bahwa produksi untuk pupuk bersubsisi tetap fleksibel. Menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Artinya, jika stok pupuk dirasa kurang, jumlah produksi bisa ditambah untuk mencukupi kebutuhan yang ada.

“Alokasi pupuk bersubsisi sudah disesuaikan dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Kalaupun ada tambahan, kami selaku produsen tinggal menyesuaikan,” tandasnya.

Menengok utilitas pabrik-pabrik milik PG yang performanya cukup bagus, rata-rata semua mencapai 100 persen, kemungkinan adanya tambahan kebutuhan pupuk bersubsidi sangat mungkin untuk dipenuhi.

Tahun ini, sambung Ketut, alokasi produksi pupuk NPK Phonska di PT PG mencapai 2,2 juta ton. Angka yang hampir sama dengan produksi pada tahun lalu.

Untuk tiga bulan pertama tahun ini, dia menyebut kebutuhan atau penyaluran pupuk bersubsisi juga tidak ada lonjakan. Angkanya juga hampir sama dengan tri wulan pertama tahun lalu.

Penyaluran pupuk juga dikatakan berjalan sebagaiman scadule yang ditentukan. Tahun 2016, PG punya target penyaluran pupuk hingga 5.108.425 ton.

Hingga 7 April kemarin, sudah ada 1.423.356 ton yang disalurkan atau sekitar 82 persen dari penugasan sebanyak sebanyak 1.740.403 ton. PG masih punya stok pupuk bersubsidi sebanyak 996.645 ton.

Sementara untuk Jawa Timur, target penyaluran pupuk bersubsidi PG sepanjang 2016 ada 1.951.176 ton. Hingga 7 April sudah tersalur 520.267 ton atau 74 persen dari penugasan 699.476 ton. Stok pupuk bersubsisi untuk Jatim masih ada 288.369 ton. (wan)