Pengiriman Barang ke Bawean Meningkat Jelang Lebaran

0
418 views
Tumpukan barang di kapal Giliyang yang akan diangkut ke Bawean. (Foto: BG/Abr)
Tumpukan barang di kapal Giliyang yang akan diangkut ke Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Jelang lebaran pengiriman barang ke Pulau Bawean meningkat tajam. Ini terlihat saat keberangkatan kapal Giliiyang milik PT ASDP dari pelabuhan Gresik menuju Bawean, Jum’at (17/6/2016) malam.

Akibatnya, keberangkatan Kapal Giliiyang pun molor hingga 1 jam. Kapal yang seharusnya berangkat pada pukul 21.00 Wib baru bisa berangkat ke Pulau Bawean pada pukul 22.00 Wib.

Pantauan di lapangan, terlihat di dek bawah kapal Giliiyang tumpukan barang-barang dagangan yang terdiri dari berbagai bahan dasar kebutuhan pokok, serta berbagai jenis jajanan untuk keperluan menyambut lebaran.

Penanggungjawab lapangan PT. ASDP Gresik Dodot S. Budi menjelaskan, jika dibandingkan hari-hari biasa peringiriman barang ke Bawean pada keberangkatan kali ini sangat signifikan dan diperkirakan mencapai 15 hingga 17 ton.

Meski demikian, lanjut Dodot, kondisi ini masih sangat normal mengingat daya muat barang kapal Gilliiyang mencapai 300 ton. “Kapal ini 300 ton masih muat, ini saja enggak ada seper sepuluhnya, paling cuma 15-17 ton,” terang Dodot.

Menurut dia, barang yang diangkut dari pelabuhan Gresik banyak didominasi barang-barang sembako. Sementara kalau dari pelabuhan Paciran umumnya mengangkut barang-barang kebutuhan bangunan seperti semen, besi dan lainnya.

Adapun daya tampung penumpang dari pelabuhan Gresik sebanyak 416 orang, kecuali di hari-hari tertentu mendapat dispensasi dari KSOP Gresik. “Normalnya 416 penumpang, kecuali ada momen dapat dispensasi”, pungkasnya. (abr)