Serapan Beras Bulog dari Petani Gresik Lampaui Target

0
168 views
Petani Gresik. (Ilustrasi)

BeritaGresik.com – Pengadaan beras Bulog tahun 2016 dati petani Gresik sudah melampaui target. Bulog menargetkan serapan sebesar 40 ribu ton. Sampai akhir Desember 2016 terealisasi sebesar 61,4 ribu ton atau sekitar 153% dari target.

Demikian disampaikan Asisten II Achmad Nuruddin saat membacakan pidato tertulis Sekda Gresik dalam Rapat Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Gresik 2016 di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Kamis (15/12/2016).

Saat memimpin rapat Dewan Ketahanan Pangan Gresik, Asisten II meminta agar pada tahun 2017 nanti pihak Bulog lebih banyak lagi menyerap beras petani Gresik.

“Kalau saat ini hanya petani di wilayah Gresik Selatan, kami berharap tahun selanjutnya pihak Bulog divre Surabaya Utara juga menunjuk mitra perusahaan lain untuk membeli beras petani di wilayah Gresik Utara” ujarnya.

Rapat Dewan Ketahanan Pangan kali ini dihadiri oleh segenap anggota Dewan Ketahanan pangan, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik, Mohammad Hamzah Takim, pihak Bulog serta dari CV Hasil Tani Sejahtera salah satu mitra kerja bulog dalam pengadaan beras di wilayah Gresik Selatan.

Pada kesempatan itu, Dewan Ketahanan Pangan Gresik memfasilitasi perjanjian kerjasama antara KTNA Gresik yang mewakili sejumlah Gabungan Kelompok Tani di Gresik dengan CV Hasil Tani Sejahtera sebagai perwakilan Bulog di Gresik dalam pembelian beras Petani Gresik Tahun 2017.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Ketua KTNA Gresik mewakili beberapa Gapoktan di Gresik. Perjanjian ini untuk menjamin agar beras produksi petani Gresik bisa di beli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Bulog”, ujar Sekretaris DKP, Wasti Andari melalui kabag Humas.

Masih menurut Wasti Andarai yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik, Agus Djoko Waluyo, HPP yang ditetapkan tahun 2016 sebesar Rp. 3.700,-/kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp. 4.300,- /kg untuk Gabah Kering Giling (GKG).

Pembelian beras oleh bulog diharapkan bisa dilaksanakan di seluruh wilayah Gresik. Wasti Andari mengaku pihaknya masih terus berusaha untuk menjajagi potensi dan memotivasi Gapoktan dari Wilayah Gresik Utara. Sehingga ada kepastian harga beras yang dibeli Bulog kepada petani. (sdm/as)