2 Pabrik Baru PT Semen Indonesia Segera Beroperasi

0
538 views
Pekerja sedang memindahkan semen dari truk ke kapal di Pelabuhan Gresik. (Foto. BG/Wan)
Pekerja sedang memindahkan semen dari truk ke kapal di Pelabuhan Gresik. (Foto. BG/Wan)

BeritaGresik.com – Pembangunan dua pabrik semen baru milik PT Semen Indonesia (SI) sudah hampir rampung. Pengerjaan pabrik semen di Rembang sudah mencapai 94%. Lalu, pabrik semen di Indarung IV, Padang Sumatera Barat sudah sekitar 93%.

Artinya, tinggal beberapa bulan lagi dua proyek pembangunan pabrik semen yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton tersebut bakal segera selesai. Kemudian, mulai beroperasi untuk menambah kapasitas produksi semen dalam negeri.

“Target kami, proyek selesai pada bulan Oktober. Kemudian November mulai uji coba, dan operasi komersial secara resmi pada Januari 2017,” ungkap Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia, Senin (13/6/2016).

Dia menjelaskan, saat ini proyek pabrik semen di Rembang sudah masuk tahap finishing, serta beberapa pengerjaan proyek seperti preheater, killen  dan penyelesaian belt conveyor dari area tambang batu kapur menuju lokasi pabrik.

“Sementara untuk Indarung, selisihnya hanya sedikit. Proyek di sana sudah pada ksiaran 93%. Jadi, nanti rampungnya juga hampir bersamaan,” jelas Agung.

Proyek pengerjaan kedua pabrik tersebut kerap terkendala hujan. Kendati demikian, pihaknya mengaku masih bisa menyiasati kendala tersebut dengan cara menambah pekerja saat tidak hujan.

“Karena ketika hujan proyek harus berhenti, saat tidak hujan kami langsung speedup dengan menambah pekerja. Dan Alhamdulillah, proyek berjalan sebagaimana waktu yang ditentukan,” tandasnya.

Jika kapasitas produksi semen PT SI sekarang ini mencapai sekitar 31 juta ton per tahun, berarti setelah dua pabrik semen tersebut beroperasi nanti kapasitas produksi perseroan bakal bertambah menjadi  37 juta ton per tahun.

PT SI juga telah memulai pembangunan pabrik semen di Aceh, melalui PT SI Aceh yang merupakan perusahaan patungan antara SI dan PT Samana Citra Agung. Kapasitas produksi direncanakan sebesar 3 juta ton per tahun. (wan)