Nilai Investasi Pengembangan JIIPE Capai Rp 50 Triliun

0
696 views

investasi jiipe

BeritaGresik.com – Sejumlah pekerja dengan alat berat terus melakukan Reklamsi bibir pantai Manyar. JIIPE memiliki kawasan industri seluas 2.933 hektar, yang dilengkapi pelabuhan laut seluas 406 hektar dan kawasan hunian seluas 77 hektar.

Nilai total investasi pengembangan kawasan industri tersebut sebesar Rp 50 Triliun. Saat ini JIIPE sedang memasuki  masa kontruksi yang dilakukan oleh BUMN yaitu PT Hutanma karya  dan Waskita Karya.

Dalam proses kontruksi tersebut akan  terserap 1.500 tenaga kerja langsung, di mana 90 persen berasal dari masyarakat di sekitar kawasan industri, yaitu kecamatan Bungah dan Kecamatan Gresik.

Reklamasi memberikan keuntungan serta dapat membantu kota dalam rangka penyediaan lahan untuk berbagai keperluan (pemekaran kota), seperti penataan daerah pantai, pengembangan wisata bahari dan yang lainnya.

Namun perlu diingat pula bahwa reklamasi mengharuskan adanya campur tangan (intervensi) manusia terhadap keseimbangan lingkungan alamiah pantai, yang selalu dalam keadaan seimbang dan dinamis.

Dengan begitu, reklamasi berpotensi melahirkan perubahan ekosistem seperti perubahan pola arus, erosi, sedimentasi pantai, serta dapat menyebabkan adanya gangguan lingkungan.

Undang-undang no. 27 tahun 2007 pada pasal 34 menjelaskan, reklamasi hanya dapat dilaksanakan jika manfaat sosial dan ekonomi yang diperoleh lebih besar dari biaya sosial dan biaya ekonominya.

Namun demikian, pelaksanaan reklamasi juga wajib menjaga dan memperhatikan beberapa hal seperti keberlanjutan kehidupan dan penghidupan masyarakat. Lalu keseimbangan antara kepentingan pemanfaatan dan pelestarian lingkungan pesisir. Terakhir yakni persyaratan teknis pengambilan, pengerukan dan penimbunan material. (wan)