AMP Extension page

Ini Pentingnya Pelaku UMKM di Gresik Punya Izin Usaha

Fasilitasi Kegiatan Kemitraan Usaha Bagi Usaha/Industri Mikro Kecil dan Menengah di Kantor DPMPTSP Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Tak diragukan lagi jika Gresik merupakan salah satu gudangnya Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Ada ribuan pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari bahan makanan minuman, sandang, hingga kerajinan.

Itu terlihat saat Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mengadakan Fasilitasi Kegiatan Kemitraan Usaha Bagi Usaha/Industri Mikro Kecil dan Menengah di Kantor DPMPTSP Gresik, Rabu (9/5/2018).

Sebanyak 70 orang pelaku UMKM di Gresik ikut kegiatan itu sambil membawa produk mereka masing-masing. Ada crispiy ikan teri, kerupuk, sambal, sandal, opak, ada kopiah lukis, serta berbagai produk dibawa untuk meyakinkan bahwa mereka adalah pelaku UMKM/IMKM di Kabupaten Gresik.

Kendati sudah berproduksi puluhan tahun serta memasarkan produknya keberbagai pelosok, ternyata tak semua pelaku UMKM di Gresik sudah punya sertifikat perizinan. Dari 70 peserta, hanya 16 peserta yang memiliki Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Lerusahaan (TDP).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Iklim Promosi, Data dan Investasi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Gresik, Purwati Cahyoningrum melalui kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupten Gresik Suyono.

Untuk itu, pihak DPMPTSP Jawa Timur Agus Salim Arif menekankan pentingnya bagi para pengusaha kecil untuk memiliki sertifikat perizinan. Apalagi pengurusan izin usaha untuk pelaku UMKM atau IMKM itu bisa dilakukan dengan cukup mudah.

“Dengan Surat Ijin yang kita miliki kita akan punya akses pembinaan, permodalan, pemasaran dengan berbagai macam event pameran,” ungkap Agus Salim Arif.

Ketua Forum IKM Jawa Timur, Mohammad Oscar yang saat ini menjadi pelaku usaha mengatakan, jika dulu usahanya sering gagal dan hancur karena tidak punya izin lengkap. Modal sulit, akses pemasaran dan kesempatan berpameran juga tidak ada.

Mendengar penjelasan dari para narasumber, Anhar Chusnani, seorang pengusaha kopiah lukis yang menjadi peserta sosialisasi mengaku senang dengan kegiatan ini. Dia juga mengaku bakal segera mengurus semua perizinan.

“Saat ini usaha saya sudah mulai berkembang dengan mempekerjakan 6 orang. Saya akui dengan tidak adanya izin saya kesulitan terutama dalam hal permodalan. Semoga dengan keluarnya ijin dari DPMPTSP ini usaha saya semakin berkembang,” katanya optimis.

Terkait banyaknya UMKM/IMKM yang tidak memiliki izin, Kepala Dinas Perizinan, Mulyanto berharap para pelaku UMKM Gresik ini segera mengurus perizinan. Menurutnya, selama tahun 2018 terhitung sejak Januari 2018, pihaknya mengeluarkan 805 SIUP dan 880 TDP.

“Prosesnya mudah, program pengurusan SIUP dan TDP ini juga bisa ditunggu. Melalui program Siupit (SIUP dan TDP bisa ditunggu) yaitu setelah anda memasukkan persyaratan lengkap, pagi itu juga anda bisa mengambil sertifikat SIUP dan TDP dan gratis” tandas Mulyanto. (sdm/as)

No Response