Harga Cabe Rawit di Pasar Gresik Mulai Turun

0
356 views
Salah seorang pedagang cabe di pasar tradisional Kota Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Harga cabe rawit di pasar tradisional Kabupaten Gresik mulai turun sejak kemaren. Namun, penurunan tersebut tidak diikuti oleh harga cabe merah, yang justru mengalami kenaikan.

Pantauan beritagresik.com, Selasa pagi (10/1/2017), pedagang cabe di pasar kota Gresik melepas di kisaran Rp 90.000 per kilogram. Harga cabe rawit dua hari yang lalu mencapai Rp 110.000 per kilogram.

“Sementara harga terbalik dari harga cabe rawit, bila cabe rawit harganya turun tapi harga cabe merah justru naik,” kata Aisyah salah seorang pedagang cabe di pasar Kota Gresik,” Selasa (10/1/2017).

Disaat harga cabe mahal seperti yang terjadi dalam sepekan terakhir ini, Aisyah mengaku hanya melayani pembeli dengan nominal Rp 5.000. Hal itu dilakukan agar perhitungan tibangannya mudah.

Sementara lombok yang masih hijau, harga perkilonya juga turun. Bila sebelumnya tembus diharga Rp 80.000 per kilogram, mulai kemaren harganya terus turun.

Naiknya harga cabe sepekan terakhir ini, memang membuat warga Gresik sedikit galau, karena harga cabe melebihi harga daging. “Harga cabe naik terus, ngalah ngalahi harga daging,” ujar Ayu, warga Lumpur, Gresik.

Dia hanya bisa menggerutu disaat harga cabe trus naik. Meski harganya mahal, Ayu mengaku tetap membeli cabe dalam setiap harinya, sebab ia bersama keluarganya hobi akan masakan yang pedas-pedas.

Di pasar tradisioanl Kota Gresik sendiri terdapat puluhan pedagang cabe. Namun demikian, mereka menjualnya dengan harga yang berbeda. Tidak adanya kesamaan harga ini dirasa menyulitkan pembeli.
“Hal ini dikarenakan tidak adanya pantauan dari dinas terkait yang memantau harga harga kebutuhan pokok, termasuk harga cabe rawit,” kata Edi Oetomo, anggota Pusat Kajian Gresik Institute. (amn)